Selasa, 15 JULI 2025 • 20:50 WIB

Adegan Ciuman Superman dan Lois Lane di Udara Disensor di India, Bikin Netizen Heran

Author

Adegan ciuman di film Superman ini disensor di India. (IMDB)

INDOZONE.ID - Dewan Sertifikasi Film Pusat India (CBFC) telah memangkas adegan-adegan ciuman, termasuk adegan ciuman mengambang di udara dalam momen akhir film tersebut. 

Seperti yang dikutip dari situs Euronews, pihak CBFC menganggap adegan itu “terlalu sensual” dan tidak layak ditayangkan di bioskop India.

Penyensoran ini pun memicu kembali perdebatan seputar sensor, kemunafikan, dan kode moral yang dianggap konyol di negara tersebut.

Para kritikus mengecam CBFC karena sering kali mengizinkan film yang penuh dengan kekerasan grafis, pelecehan seksual, dan misogini — bahkan dalam film yang diberi peringkat "U" (untuk semua umur) — namun menyensor hal yang dianggap sepele seperti ciuman suka sama suka dalam film komik Hollywood berperingkat PG-13.

Beberapa netizen pun membangikan tanggapannya di platform X. 

Baca juga: Superman Versi James Gunn: Hangat, Heroik, dan Manusiawi

"CBFC mengizinkan adegan kekerasan dan pelecehan seksual yang mengerikan dalam film dengan rating U yang bisa ditonton bebas oleh anak-anak, tapi tidak mengizinkan ciuman suka sama suka dalam film komik U/A yang seharusnya ditonton dengan pengawasan orang dewasa."

“Terlepas dari soal 'moralitas' sensor, cara mereka merusak alur film itu sangat buruk. Penyuntingan oleh CBFC ini benar-benar kacau.”

CBFC semakin sering mendapat kecaman karena keputusan-keputusannya yang dianggap bermotif politik dan tidak konsisten oleh para kritikus.

Tahun lalu, CBFC memblokir film The Apprentice, film biopik tentang Donald Trump. Sang sutradara, Ali Abbasi, menolak melakukan pemotongan seperti yang diminta.

Baca juga: Debut Superman Raih Pendapatan Fantastis, James Gunn Sukses Hidupkan Kembali Ikon DC

“Saya lari dari sensor di Iran, hanya untuk bertemu dengan sensor korporat di AS. Sekarang India. Serius?”

“Sensor tampaknya sedang menjadi wabah saat ini.”

Dewan ini juga menjadi sorotan karena keputusan sensor yang dianggap aneh dan terlalu hati-hati, seperti mengganti emoji jari tengah dengan gambar kepalan tangan dalam film F1 yang dibintangi Brad Pitt, serta memotong beberapa adegan telanjang dari film Oppenheimer karya Christopher Nolan yang memenangkan Oscar.

Sementara itu, para penonton mengecam standar ganda yang mencolok dari dewan tersebut.

Di satu sisi, ciuman antara Superman dan Lois Lane dianggap terlalu provokatif. Namun di sisi lain, film Bollywood seperti Animal, yang banyak dikritik karena memuliakan misogini dan maskulinitas beracun — dapat dirilis tanpa hambatan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Euronews

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU