Minggu, 20 JULI 2025 • 19:00 WIB

10 Rekomendasi Serial TV Terbaik hingga Juli 2025 , Wajib Masuk Watchlist Kamu!

Author

Rekomendasi Serial TV Terbaik 2025 (Sumber:empireonline.com)

INDOZONE.ID - Tahun 2025 baru berjalan separuh, namun dunia hiburan televisi sudah diramaikan dengan sejumlah tayangan luar biasa yang bikin kamu betah di depan layar.

Dari sekuel yang dinanti-nanti hingga serial baru yang langsung mencuri perhatian, inilah deretan tayangan terbaik versi tim Empire yang telah menelusuri berbagai platform streaming dan saluran televisi.

Simak daftar 10 serial TV terbaik 2025 hingga pertengahan tahun berikut ini.

Kalau ada yang belum kamu tonton, langsung saja tambahkan ke watchlist!

Baca juga: 10 Rekomendasi Drakor Pendek untuk Maraton Akhir Pekan, Dijamin Seru!

 
10. Dept Q

Serial kriminal ini tampil beda dari drama polisi kebanyakan.

 Disutradarai oleh Scott Frank, Dept Q mengisahkan Carl Morck (Matthew Goode), detektif penyendiri yang menyelidiki kasus-kasus lama dari ruang bawah tanah kantor polisi Skotlandia.

Dengan alur cerita yang rapi dan penuh kejutan, serial ini menghadirkan misteri ganda—penembakan terhadap Morck dan penculikan seorang jaksa.

Diperkuat oleh karakter-karakter unik seperti mantan partnernya yang cacat, polisi muda yang trauma, dan mantan polisi Suriah yang misterius, Dept Q sukses membangun pondasi untuk musim-musim berikutnya.

 
9. What It Feels Like For A Girl

Berdasarkan memoar Paris Lees, serial ini mengisahkan perjalanan emosional Byron dalam menemukan jati dirinya sebagai trans di tengah lingkungan yang konservatif.

Berlatar awal 2000-an di Nottinghamshire, kisah ini penuh energi, pemberontakan, dan komunitas queer yang kuat.

 Ellis Howard tampil memukau sebagai Byron, membawa penonton ke dalam dunia yang penuh luka namun juga penuh harapan.

8. Squid Game: Season 3

Musim terakhir Squid Game kembali dengan permainan yang lebih sadis dan plot yang makin menyayat hati.

Kisah Gi-hun yang kembali ke arena memunculkan pertanyaan tentang kemanusiaan dan keputusasaan dalam dunia kapitalis.

 Episode-episode seperti “jump rope” sukses mengaduk emosi penonton dan menjadikan musim ini sebagai penutup yang pahit, menggugah, dan layak dikenang.

7. Dying For Sex

Kisah nyata dari Molly Kochan yang diangkat ke layar menyoroti bagaimana seseorang bisa menemukan kebebasan seksual di tengah perjuangan melawan kanker.

Dibintangi oleh Michelle Williams dan Jenny Slate, serial ini memadukan humor, kehangatan, dan kejujuran dalam cerita yang jarang diangkat.

Ini bukan hanya kisah tentang seks, tapi juga tentang persahabatan, keberanian, dan pencarian jati diri.

 
6. The White Lotus: Season 3

Sukses mengangkat sisi gelap kaum elit, musim ketiga The White Lotus mengambil setting di Thailand dan menyajikan sindiran tajam terhadap eksploitasi budaya Timur oleh wisatawan Barat.

Penampilan Aimee Lou Wood, Jason Isaacs, dan Parker Posey membawa dinamika karakter yang beragam dan menggigit.

Episode terakhirnya penuh ketegangan dan kejutan, membuat serial ini tetap jadi tontonan premium.

 
5. The Last Of Us: Season 2

Musim kedua The Last Of Us semakin dalam dan kelam.

Ellie kini mengejar balas dendam yang brutal, dengan berbagai adegan menyentuh dan mencekam dari momen manis dengan lagu “Take On Me” hingga tragedi di balik seekor kuda.

Episode spesial bahkan nyaris menyamai kisah Bill dan Frank dari musim pertama.

Serial ini mungkin memecah pendapat, tapi kekuatannya tak bisa disangkal.

 
4. The Studio: Season 2

Seth Rogen kembali dengan satir tajam tentang industri film yang dikemas dalam The Studio.

Serial ini jadi favorit para pelaku industri karena penggambarannya yang jujur, lucu, dan sering kali terlalu nyata.

 Dipenuhi cameo dari tokoh-tokoh besar, termasuk Ted Sarandos dan Martin Scorsese, serial ini menjadi refleksi tajam yang tetap menghibur buat penonton umum.

 
3. Severance: Season 2

Tiga tahun setelah musim pertama, Severance hadir lagi dengan misteri baru dari Lumon Industries.

Dengan alur yang memadukan teka-teki psikologis dan drama eksistensial, musim kedua menguak lebih banyak rahasia tanpa menghilangkan aura misterinya.

 Episode 7 menjadi salah satu yang paling menegangkan, memperlihatkan betapa kuatnya narasi dan visual serial ini.

 
2. Adolescence

Serial Adolescence sukses mengangkat isu serius tentang pengaruh media sosial, maskulinitas beracun, dan kekerasan remaja.

Ceritanya dibagi dalam empat babak emosional dengan sudut pandang berbeda, semuanya dieksekusi dalam pengambilan gambar satu kali tanpa potong.

Performa Owen Cooper sebagai pelaku utama dan penyutradaraan Philip Barantini menjadikan ini tontonan yang menyayat dan penting untuk ditonton.

 
1. Andor: Season 2

Puncak daftar ini ditempati oleh Andor musim kedua yang luar biasa.

Serial prekuel Star Wars ini bukan hanya kisah pemberontakan galaksi, tetapi juga cerminan dunia nyata tentang politik, identitas, dan perlawanan.

Tiap adegannya dari pidato Mon Mothma yang mengguncang hingga momen emosional karakter lain—membuat Andor layak disebut sebagai karya terbaik dalam semesta Star Wars.

Musim ini tak hanya menegaskan kekuatan narasi, tapi juga mengubah cara pandang kita terhadap seluruh franchise.

Sudahkah kamu menonton semuanya? Jika belum, sekarang saatnya menambahkannya ke daftar tonton kamu sebelum paruh kedua 2025 hadir dengan lebih banyak kejutan.

Baca juga: 10 Rekomendasi Film Horor di Netflix, Siap Bikin Merinding!

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Empireonline.com

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU