Selasa, 12 AGUSTUS 2025 • 18:16 WIB

Cerita Timo Tjahjanto Garap 'Nobody 2': Ajukan Ide Taman Bermain hingga Inspirasi 'Home Alone' Dewasa

Author

Timo Tjahjanto sutradarai film Hollywood 'Nobody 2'. (INDOZONE/M Fadli)

INDOZONE.ID – Setelah sukses besar di ranah film laga Asia, Timo Tjahjanto, sutradara asal Indonesia, kini resmi mencetak debut penyutradaraan perdananya di Hollywood lewat film action thriller Nobody 2

Film ini merupakan sekuel dari Nobody (2021) yang dibintangi Bob Odenkirk, dan Timo dipercaya untuk mengarahkan film tersebut bersama tim produksi papan atas.

Saat wawancara secara online dua negara usai pre screening yang digelar di CGV Grand Indonesia, Jakarta Pusat, Senin (11/8/2025) lalu, Timo yang saat itu sedang di Los Angeles, Amerika Serikat membagikan pengalamannya yang tak biasa selama proses syuting. 

Mulai dari perbedaan kultur kerja antara Indonesia dan Hollywood, hingga ide gila mengubah taman bermain menjadi arena pembantaian penuh jebakan ala Home Alone versi dewasa.

Baca juga: Film Action Terbaru 2025 "Nobody 2" Rilis Trailer, Disutradarai Sineas Indonesia Timo Tjahjanto

Adaptasi di Hollywood: Legowo Indonesia Bertemu Profesionalisme Amerika

Bagi Timo, bekerja di Hollywood menjadi pengalaman baru yang menantang namun membuka banyak ruang eksplorasi. Ia mengaku perlu menyesuaikan diri, terutama karena ini adalah film studio pertamanya di luar negeri dan langsung bekerja dengan tim kelas dunia.

Timo Tjahjanto sutradarai film Hollywood 'Nobody 2'. (INDOZONE/M Fadli)

“Gue lebih hati-hati dalam mengekspresikan diri sebagai sutradara, karena harus kerja bareng orang-orang yang udah melegenda. Kadang masih ada ‘Indonesianya’, jadi gue ya... legowo aja,” ungkapnya dalam video itu.

Ia membandingkan kultur kerja di Indonesia, di mana kru dan pemain terasa seperti keluarga, dengan Hollywood yang lebih menuntut profesionalisme tinggi. Meski begitu, Timo mengaku tim Hollywood sangat suportif selama proses kreatif berlangsung.

“Mereka bakal bilang, ‘This is cool, let’s do this’. Tapi kadang kalau gue kasih pendekatan yang unik—yang biasa gue pakai di Indonesia—jawabannya bisa, ‘We don’t usually do that here’,” ujarnya sambil menyebutkan bahwa perbedaan sistem safety dan eksekusi produksi juga cukup signifikan.

Taman Bermain Jadi Medan Tempur: Home Alone dengan Darah dan Peluru

Salah satu elemen paling unik dari Nobody 2 adalah penggunaan taman bermain sebagai latar utama adegan aksi. Dalam naskah awal, lokasi itu hanya digambarkan sebagai taman air (waterpark) biasa. Namun, Timo melihat potensi lain yang lebih liar.

Baca juga: Deretan Film Hollywood 2025 yang Dibintangi Aktor dan Sutradara Indonesia, Ada Iko Uwais hingga Timo Tjahjanto

Ia kemudian mengajukan pitch kepada produser David Leitch dan Kelly McCormick dari rumah produksi 87North—nama-nama besar di balik film laga seperti John Wick dan Atomic Blonde.

“Aku bilang ke mereka, gimana kalau kita bikin vibe-nya kayak Home Alone, tapi versi dewasa? Hatch Mansell [karakter Bob Odenkirk] jadi semacam Kevin McCallister, tapi dewasa dan sadis. Taman bermainnya penuh jebakan buat bunuh-bunuhan,” jelasnya.

Ternyata, ide ini diterima dengan sangat baik oleh tim produksi. Mereka setuju memperluas lokasi dari waterpark menjadi amusement park yang lebih kompleks dan punya banyak kemungkinan visual serta teknis untuk adegan laga yang eksplosif.

“Waterpark doang terlalu terbatas secara teknis. Dengan taman bermain, kita bisa eksplorasi jauh lebih banyak gaya pembunuhan dan adegan action yang out of the box,” lanjut Timo.

Langkah Besar Timo Tjahjanto ke Panggung Global

Keterlibatan Timo di proyek Nobody 2 adalah tonggak penting bagi sineas Indonesia di panggung perfilman dunia. Sebelumnya, ia dikenal lewat karya-karya brutal nan bergaya seperti The Night Comes for Us, Headshot, dan May the Devil Take You. Gaya visualnya yang agresif dan gaya bercerita penuh kejutan membuatnya dicintai oleh penggemar film laga dan horor di Asia maupun internasional.

Baca juga: Sinopsis Nobody: Film Aksi Serupa John Wick yang Tidak Kalah Seru! 

Kali ini, dengan sumber daya lebih besar dan bintang sekelas Bob Odenkirk, Timo punya panggung lebih luas untuk menerapkan gayanya yang khas—termasuk membuat taman bermain menjadi tempat penuh jebakan mematikan.

Dan siapa sangka, dari ide liar Home Alone berdarah hingga adaptasi profesional di set Hollywood, langkah pertamanya di sana justru dimulai dari keberanian untuk memadukan kekacauan kreatif dengan disiplin sistemik. Sebuah kolaborasi lintas kultur yang layak ditunggu hasilnya di layar lebar.




Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Amatan

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU