Jumat, 19 DESEMBER 2025 • 20:05 WIB

James Cameron Buka Peluang Director’s Cut untuk Avatar: Fire and Ash

Author

Poster Film Avatar: Fire and Ash (disney.id)

INDOZONE.ID - James Cameron kembali menjadi sorotan publik terhadap film terbarunya, Avatar: Fire and Ash

Dalam sebuah wawancara bersama Collider, sutradara legendaris itu ditanya soal kemungkinan adanya versi director’s cut atau adegan tambahan yang sebelumnya tidak masuk ke dalam versi layar lebar.

Pertanyaan tersebut merujuk pada konsep cutting room floor, istilah dalam dunia film untuk menggambarkan adegan-adegan yang sudah direkam, tetapi akhirnya dipangkas saat proses penyuntingan. 

Baca juga: Barack Obama Ungkap Playlist Favorit 2025, Ada K-Pop Ikut Masuk Daftar!

James Cameron pun menjawab dengan jujur bahwa ide menghadirkan versi potongan sutradara memang sedang dipikirkan.

“We’re thinking about it right now,” ujar Cameron.

Menurutnya, setiap film yang ia buat, termasuk seri Avatar dan Titanic tidak memiliki adegan “kelas dua” atau adegan yang dikerjakan setengah hati. 

Baca juga: Tetap Kompak, Shandy Aulia Dinner Bareng Mantan Suami

Adegan-adegan yang dihilangkan bukan karena kualitasnya buruk, melainkan karena tidak lagi mendorong cerita ke depan. Jika sebuah adegan tidak memperkuat alur, tidak membangun konflik penting, atau tidak menyelesaikan perkembangan karakter, maka adegan tersebut harus dilepas, seberapapun bagusnya secara visual atau emosional.

Ia menggambarkan proses penyuntingan film adalah proses analitis yang menuntut ketegasan dalam memilih. Ia mengibaratkan pekerjaannya seperti seni memahat, di mana bentuk akhir justru tercipta dari bagian-bagian yang harus dikorbankan.

“You could sculpt with clay and you waste nothing. You sculpt with stone, you’re taking away to get that final form. I think of it that way,” katanya.

Baca juga: December 10, Boyband Bikinan Simon Cowell Tuai Kontroversi Usai Singgung BTS

Dalam film Avatar: Fire and Ash, James mengungkapkan bahwa kemungkinan ada sekitar 25 hingga 30 menit materi berkualitas tinggi yang tidak digunakan. Namun, tambahan tersebut dinilai justru mengurangi momentum cerita, terasa repetitif, atau membuat fokus film menjadi melebar. Menurutnya, ada seni tersendiri dalam membuat cerita tetap tajam dan terarah.

James juga menanggapi dengan santai soal durasi filmnya yang mencapai tiga jam lebih tujuh menit. Ia mengaku sejak awal memang berniat membuat film berdurasi panjang. Kelebihan tujuh menit dari target awal bukanlah sesuatu yang membuatnya khawatir.

Baca juga: Berikut 3 Pemain Wanita di 'Made in Korea', Drakor Action yang Siap Curi Perhatian di Akhir 2025

“I went in knowing I was making a three-hour movie. It slipped by seven minutes… I’m not losing any sleep over that,” ujarnya.

Baginya, durasi bukan soal angka, melainkan tentang ritme dan pengalaman penonton. Selama cerita tetap hidup, fokus, dan emosional, maka panjang film bukanlah masalah utama.

Dengan pernyataan tersebut, James tidak menutup kemungkinan hadirnya versi director’s cut di masa depan. 

Baca juga: Chris Evans Resmi Kembali Jadi Captain America di 'Avengers: Doomsday'

Namun yang jelas, setiap keputusan penyuntingan yang diambil bukan dilakukan secara sembarangan, melainkan demi menjaga kekuatan cerita Avatar: Fire and Ash sebagaimana yang ingin ia sampaikan kepada penonton.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: TikTok/@colliderdotcom

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU