INDOZONE.ID - Pernah nggak sih, nonton film atau serial sampai jantung deg-degan dan tangan dingin? Bahkan, pikiran terus nebak-nebak apa yang bakal terjadi selanjutnya.
Kalau iya, besar kemungkinan kamu lagi menikmati genre thriller. Genre ini emang spesialis bikin penonton nggak bisa duduk tenang.
Ada plot twist nggak terduga, misteri yang terungkap, sampai ketegangan konsisten. Thriller bukan cuma soal kejar-kejaran, tapi juga permainan emosi dan psikologi.
Kalau kamu mau tahu lebih jauh, kita bakal bahas pengertian genre thriller di film dan serial TV, sampai subgenre populernya. Yuk, langsung scroll ke bawah!
Pengertian Genre Thriller
Cara paling gampang menjelaskan thriller adalah dengan melihat perasaan apa yang ingin ditimbulkan ke penonton.
Secara umum, thriller bertujuan bikin kita tegang, waswas, dan terus penasaran lewat unsur misteri dan ketidakpastian.
Penonton seolah dibuat menderita, tapi juga penasaran sama akhir ceritanya. Dari sini, kelihatan jelas kalau thriller bukan cuma soal cerita, tapi juga suasana yang bikin penonton nggak tenang.
Thriller bikin kita terus kepikiran dan nebak apa yang bakal terjadi. Penonton dibuat merasakan penasaran, kejutan, antisipasi, sampai kecemasan.
Baca juga: 14 Genre Film Paling Lengkap, Movie Lovers Wajib Tahu!
Subgenre Thriller
Rasa penasaran dalam thriller bisa datang dari banyak hal, intrik politik yang rumit, kasus kriminal, sampai makhluk supranatural.
Karena sering bercampur dengan genre lain, variasi thriller pun jadi beragam, seperti:
- Thriller psikologis
- Thriller aksi
- Thriller kriminal
- Thriller politik
- Thriller supranatural
- Thriller mata-mata
- Thriller hukum
- Thriller fiksi ilmiah
- Thriller romantis
- Thriller medis
Sub genre ini daftarnya bisa terus bertambah. Karena thriller gampang dikombinasikan dengan genre lain, variasinya seolah nggak ada habisnya.
Baca juga: Deretan Genre Film yang Paling Cocok untuk Anak-anak, Orang Tua Wajib Tahu!
Ciri-ciri Umum Genre Thriller
The Woman in Window, film thriller Hollywood Netflix adaptasi novel (IMDb)
1. Ketegangan (Suspense)
Intinya, suspense alias ketegangan muncul karena kita nggak tahu apa yang bakal terjadi. Karena ada ketidakpastian, makanya alur cerita yang terus memancing rasa penasaran.
Itulah kunci utama thriller, membuat penonton terus merasa cemas, penasaran, dan terlibat. Suspense bisa dibangun pelan-pelan sampai akhirnya meledak di klimaks cerita.
Sutradara Kelvin Tong mengungkapankan kalau dalam thriller psikologis, situasinya harus bikin penonton terus menebak-nebak. Semakin lama kamu bisa penasaran, semakin terasa tegangnya.
2. Isolasi
Tokoh utama dalam film thriller sering digambarkan berada dalam kondisi terisolasi, baik secara fisik, sosial, maupun emosional.
Coba lihat karya-karya David Fincher. Karakter di Fight Club, Mindhunter, sampai The Social Network, semuanya terasa terpisah dari dunia di sekitarnya.
Banyak thriller mengikuti karakter di luar norma, entah karena profesinya (detektif, penyelidik, kriminal) atau kondisi mental tertentu (sosiopat, psikopat).
Beberapa film juga memakai isolasi untuk menggambarkan realitas sosial yang pahit, seperti Parasite karya Bong Joon Ho. Dua keluarga beda kasta ini menunjukkan sekat tak kasap mata yang memisahkan mereka.
3. Plot Twist
Thriller identik dengan kejutan. Plot twist, red herring, sampai narator yang nggak bisa dipercaya adalah senjata utama untuk membalikkan ekspektasi penonton.
Ada banyak belokan cerita dan perubahan nada yang terus memperbarui cerita setiap 10 atau 15 menit. Film seperti The Sixth Sense dan 12 Monkeys terkenal jago memberi petunjuk kecil, tapi tetap menyembunyikan rahasia besar sampai akhir cerita.
4. Pendalaman Psikologis
Drama dalam thriller sering datang dari isi kepala karakternya. Tema paranoia, trauma, kecanduan, kekerasan, hingga gangguan mental sering muncul.
Hal ini memberi ruang bagi aktor untuk benar-benar menyelami karakter. Contoh paling ikonik tentu Anthony Hopkins sebagai Hannibal Lecter di The Silence of the Lambs.
Nggak jarang, banyak sutradara membaca buku psikologi sampai konsultasi ahli tulisan tangan. Tujuannya satu, membangun karakter yang kompleks dan penuh lapisan.
Tema yang Sering Muncul di Film Thriller
Tema yang sering muncul di film thriller antara lain:
- Penculikan
- Penyanderaan
- Perampokan
- Balas dendam
- Tebusan
- Misteri “siapa pelakunya”
- Penyelidikan
Karakter yang sering kita temui misalnya kriminal, penguntit, pembunuh bayaran, detektif swasta, korban, psikopat, sosiopat, agen rahasia, teroris, polisi, sampai penipu.
Nggak ketinggalan, spy alias mata-mata. Thriller mata-mata selalu punya tempat di hati penonton.
Dari sisi tema besar, thriller sering membahas terorisme, konspirasi politik, pengejaran, pembunuhan, hingga kasus pembunuh berantai.
Soal gaya cerita, kita sering menemui plot twist, permainan psikologis, obsesi, tuduhan palsu, paranoia, hingga teori-teori aneh.
Perbedaan Thriller dan Horor
Thriller umumnya masih berpijak pada realitas untuk menciptakan ketegangan. Sementara horor lebih mengandalkan hal-hal mengganggu, nggak wajar, atau mustahil untuk menakut-nakuti penonton.
Dalam thriller, meskipun ada unsur supranatural, semuanya tetap harus masuk akal.
Secara garis besar, thriller:
- Punya antagonis yang lebih realistis
- Alurnya cepat dan penuh twist
- Mengajak penonton berpikir dan menebak
- Kekerasannya lebih realistis dan berdampak psikologis, bukan sekadar mengejutkan
Perbedaan Thriller dan Aksi
Thriller dan aksi jelas dua genre yang beda. Keduanya bisa berdiri sendiri, tapi juga bisa dikombinasikan. Thriller boleh punya adegan aksi, tapi fokus utamanya tetap ketegangan dan realisme.
Tokoh utama thriller biasanya bukan pahlawan super. Mereka rentan, punya masalah batin, dan menghadapi tantangan fisik sekaligus mental.
Adegan aksinya pun lebih membumi dibanding film aksi penuh ledakan seperti Fast & Furious.
Contoh Film dan Serial Thriller Terbaik
- Thriller psikologis: Memento, The Silence of the Lambs, Disclaimer
- Thriller aksi: Gangs of London, The Bourne Identity, Léon: The Professional
- Thriller kriminal: Zodiac, Chinatown, Prisoners
- Thriller politik: All the President’s Men, The Diplomat
- Thriller supranatural: The Wailing, The Sixth Sense, The Devil’s Advocate, Fallen
- Thriller mata-mata: The Spy Gone North, Tinker Tailor Soldier Spy, Argo
- Thriller hukum: Dark Waters, How to Get Away With Murder, Primal Fear
- Thriller fiksi ilmiah: Severance, Minority Report, Donnie Darko
Itulah penjelasan lengkap mengenai genre thriller dalam film atau serial. Genre ini emang punya daya tarik tersendiri karena mampu memainkan emosi penonton lewat ketegangan, misteri, dan kejutan nggak terduga.
Nggak heran, kalau thriller selalu jadi pilihan buat kamu yang suka cerita penuh adrenalin dan bikin penasaran sampai akhir.
Dari thriller psikologis, kriminal, sampai politik dan mata-mata, semuanya menawarkan pengalaman menonton yang beda tapi bikin deg-degan.
Jadi, kalau lagi bingung mau nonton apa, genre thriller bisa jadi pilihan aman buat mengusir rasa bosan. Tinggal pilih judulnya dan siap-siap jantung kamu terpacu!
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Mandy