Di Balik Layar Serial 'Keluarga Yang Tak Dirindukan’: Tantangan Aktor dan Kolaborasi MDTV-Netflix
INDOZONE,ID - MDTV kembali berkolaborasi dengan Netflix menghadirkan serial drama terbaru Keluarga Yang Tak Dirindukan, yang dijadwalkan tayang mulai 13 Februari 2026, setiap hari pukul 19.30 WIB di MDTV dan Netflix.
Serial ini merupakan persembahan MD Entertainment dan dibintangi oleh Arbani Yasiz, Miqdad Addausy, Nabila Zavira, bersama Kiki Narendra, Irene Librawati, Lazuardy Nasution, Tiara Permata, dan Raya Nurcintya.
Memerankan karakter Thoriq di serial drama keluarga Keluarga Yang Tak Dirindukan membawa tantangan tersendiri bagi Arbani Yasiz. Dalam sesi tanya jawab (06/02/2025), Arbani mengungkapkan bahwa tantangan terbesar bukan pada teknis akting semata, melainkan alur cerita yang emosional dan dramatis.
Baca juga: Sinopsis Serial Drama Terbaru MDTV & Netflix 'Keluarga yang Tak Dirindukan'
“Lebih ke tantangannya dari segi cerita ya. Ceritanya memang benar-benar drama, tapi untungnya aku bertemu kawan-kawan main yang bagus-bagus, moralnya oke, chemistrynya gampang didapat, jadi mainnya juga enak,” ujarnya dalam sesi wawancara.
Arbani juga menyinggung soal perspektif yang ia dapatkan setelah memerankan Thoriq, terutama tentang hubungan anak dan orang tua.
Menurutnya, setiap individu memiliki pengalaman berbeda, dan ada kalanya orang tua bisa mendidik banyak anak, tapi satu anak belum tentu mampu merawat orang tuanya.
“Perspektif berbeda sih, enggak ya, ini masalah individual. Ada anak yang jahat sama orang tua, ada juga yang orang tua jahat sama anak,” jelasnya.
Baca juga: Fakta Unik Serial 'Keluarga Yang Tak Dirindukan', Saat Bakti dan Ego Beradu dalam Ujian Hidup
Untuk mendalami konflik batin Thoriq, Arbani menambahkan bahwa ia tidak merasa kesulitan terlalu berat karena suasana profesional di lokasi syuting sangat mendukung.
“Aku mau jadi pemain yang lebih enak. Yang berat-berat itu emang lebih ke pro-emotional,” kata Arbani.
Kolaborasi MDTV dan Netflix
Karan Mantani, Direktur MD Pictures, menjelaskan alasan kolaborasi berkelanjutan dengan Netflix. Menurutnya, kualitas produksi menjadi faktor utama, syuting selesai dulu baru tayang, sehingga Netflix melihat potensi cerita yang sedang digarap.
“Intinya, MD ke depannya akan selalu berusaha meningkatkan kualitas. Netflix mengambilnya, mudah-mudahan kolaborasi ini bisa panjang, tapi kita juga belum tahu apakah setiap series kita akan masuk Netflix,” jelas Mantani.
Baca juga: MDTV dan Netflix Hadirkan Serial Baru “Pernikahan Dini Gen Z”, Tayang 16 Desember 2025
Tantangan Kiki Narendra Sebagai Santoso
Kiki Narendra, yang memerankan ayah bernama Santoso, mengungkapkan perbedaan mendasar antara syuting film, sinetron panjang, dan siris drama keluarga seperti ini.
“Kalau series, paling jauh cuma 8 episode, jadi harus menjaga endurance selama berbulan-bulan. Ini tantangan tersendiri,” ujarnya.
Kiki menambahkan bahwa mengambil proyek siris ini memberinya pengalaman baru dan seru.
Baca juga: “Ipar Adalah Maut The Series”: Drama Terbaru MDTV yang Siap Mengaduk Emosi Penonton
“Kalau cuma lihat dari luar, orang bisa ngomong sebarangan. Tapi begitu masuk, kita paham bikin karya itu enggak pernah mudah. Yang mudah cuma komentar,” tuturnya.
Ia juga menekankan, meski setiap media berbeda seperti, film, sinetron, atau serial, tanggung jawab pemain, kru, dan produser tetap sama, yaitu memberikan yang terbaik untuk penonton, terutama generasi muda yang mengikuti kisah keluarga ini.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan Langsung