Ngaku Salting Adu Akting Jadi Kekasih Anneth Delliecia, Aldy Maldini: Dia Cantik, Jadi Nervous!
INDOZONE.ID - Industri layar lebar Indonesia kembali disuguhi drama keluarga yang menyentuh relung hati lewat film terbaru bertajuk Antara Mama, Cinta, dan Surga (AMCS).
Digarap oleh sutradara Agustinus Sitorus, film ini menempatkan aktor dan penyanyi Aldy Maldini sebagai fokus utama dalam pusaran konflik batak yang kental.
Dalam acara press conference yang digelar di XXI Epicentrum Kuningan, Jakarta Selatan, pada Senin (16/2/2026), terungkap bagaimana peliknya perjuangan seorang anak dalam menentukan arah hidupnya.
Film ini menyoroti kehidupan Bernard, seorang pemuda yang lahir sebagai anak bungsu dalam sebuah keluarga Batak yang memegang teguh ekspektasi orang tua.
Baca juga: Tahapan Download Film Indonesia Terbaru 2026: Ada 'Tukar Takdir' hingga 'Dia Bukan Ibu'
Bernard menghadapi tembok besar ketika impian pribadinya berbenturan keras dengan standar kesuksesan yang ditetapkan oleh sang ibu.
Konflik ini menjadi motor penggerak cerita yang tidak hanya emosional, tetapi juga memberikan gambaran nyata mengenai dinamika hubungan anak dan orang tua di era modern.
Aldy Maldini yang memerankan karakter Bernard mengungkapkan bahwa peran ini memiliki kedekatan emosional dengan fenomena anak muda saat ini.
Tekanan untuk memenuhi ambisi keluarga seringkali menjadi beban yang tidak kasat mata namun sangat terasa.
Baginya, Bernard adalah representasi dari banyak individu yang sedang berjuang di persimpangan jalan antara keinginan pribadi dan bakti kepada orang tua.
Baca juga: Sinopsis dan Daftar Pemain Film Jepang 'KOKUHO', Perjalanan Gangster ke Panggung Kabuki
"Bernard ini seorang anak muda yang terjebak dalam dilema besar antara mengejar cita-citanya sendiri atau menuruti keinginan ibunya, cukup relate sama kehidupan sekarang," kata Aldy Maldini ketika ditemui di XXI Epicentrum Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (16/2/2026).
Tantangan terbesar Aldy dalam proyek ini bukan sekadar naskah, melainkan beradu akting dengan aktris senior Dharty Manulang.
Dharty yang dikenal luas dengan peran-peran antagonisnya di layar kaca sempat membuat nyali mantan personel CJR ini menciut.
Aldy mengaku butuh waktu untuk menyesuaikan diri dengan aura sang aktris sebelum akhirnya menemukan kenyamanan dalam membangun chemistry ibu dan anak.
"Jujur, gua pertama kali tahu bahwa peran ibu gua Dharti Manulang, agak takut gua. Karena kan gua biasa dulu waktu kecil nonton di mana-mana karakternya antagonis ya kan," ucap pria berusia 25 tahun ini.
Beruntung, proses reading yang intensif mampu mencairkan suasana yang awalnya kaku.
Baca juga: Sinopsi Film 'Pelangi di Mars': Petualangan Spektakuler Anak Indonesia Penyelamat Bumi
Aldy menemukan bahwa di balik kesan galak yang sering ditampilkan di televisi, Dharty Manulang adalah sosok yang sangat hangat dan kooperatif.
Hubungan mereka di luar kamera justru berkembang menjadi persahabatan yang membantu pendalaman karakter mereka di depan lensa.
"Ternyata begitu ketemu, memang antagonis sih, tapi seru banget. Malah jadinya kayak bukan sama emak, jadi kayak sama kawan. Bonding sama emak Dharti tuh proses reading hari kedua, hari ketiga udah bisa bonding," jelasnya.
Selain urusan keluarga, unsur romansa dalam film AMCS juga menjadi daya tarik tersendiri dengan kehadiran Anneth Delliecia sebagai Anindita.
Baca juga: Lahir dari Keresahan Orang Tua, Pelangi di Mars Jadi Gerakan Baru Film Anak Indonesia
Pertemuan kembali Aldy dan Anneth dalam satu proyek setelah bertahun-tahun lamanya ternyata menyisakan rasa canggung yang cukup unik.
Aldy melihat transformasi besar pada Anneth yang kini telah tumbuh menjadi sosok perempuan dewasa yang mempesona.
"Jujur ini gua canggung sebenarnya. Karena terakhir ketemu Anneth tuh dia masih ajang pencarian bakat, masih yang lomba nyanyi itu kan, masih kecil banget di situ. Terus tiba-tiba ketemu lagi sudah dengan Anneth yang sekarang dan jadi kekasih di film, gimana ya," ungkapnya.
Perasaan gugup tersebut semakin menjadi-jadi ketika keduanya harus melakoni adegan romantis sebagai sepasang kekasih.
Baca juga: Buntut Peran Doris di Film 'Lift', Shareefa Daanish Merasa Sedih Jadi Korban Judging Netizen
Aldy tidak menampik bahwa pesona Anneth sempat membuatnya kehilangan fokus atau 'salah tingkah' di lokasi syuting.
Kedekatan mereka sebagai pendukung satu sama lain di dalam cerita menjadi bumbu manis di tengah konflik berat yang dialami tokoh Bernard.
"Ada salting-salting dikit gua ada. Siapa yang enggak, Anneth cantik ya kan, bisa nyanyi gitu. Jadi kayak ada nervousnya lah," ujar Aldy Maldini.
Film yang juga dibintangi oleh Cok Simbara, Jendha Munte dan dijadwalkan tayang serentak di seluruh bioskop Indonesia pada 19 Februari 2026 mendatang.
Baca juga: 6 Pemeran Spiderman Live Action dari Berbagai Semesta, Terbaru Ada Nicholas Cage di Spider-Noir
Film ini menceritakan perjuangan Bernard meraih mimpi menjadi hamba Tuhan atau pendeta, sebuah jalan hidup yang ia yakini sebagai panggilan iman.
Namun, langkahnya terganjal restu sang ibu yang lebih menginginkan Bernard memiliki masa depan "aman" sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan