Kamis, 26 MARET 2026 • 21:20 WIB

Jual Jiwa Demi Harta, Film Horor ‘Aku Harus Mati’ Tayang 2 April 2026

Author

Para cast film ‘Aku Harus Mati’. (INDOZONE/Nadya Mayangsari)

INDOZONE.ID - Rumah produksi Rollink Action secara resmi mengumumkan film horor terbaru mereka yang paling dinantikan berjudul Aku Harus Mati.

Diproduseri oleh Eksekutif Produser Irsan Yapto dan Nadya Yapto, serta disutradarai oleh Hestu Saputra, film Aku Harus Mati mengangkat isu sosial yang begitu dekat dengan realita masyarakat urban saat ini.

Mengusung genre Psychological horror, film ini menyajikan ketakutan yang lebih dari sekadar teror kasat mata saja, melainkan gelapnya ambisi manusia demi validasi sosial.

Hestu Saputra, selaku sutradara, menjelaskan bahwa keresahan terhadap isu sosial ini yang akhirnya menjadi motivasi dia untuk menggarap film horor Aku Harus Mati". 

Baca juga: Sinopsis dan Jadwal Tayang Danur: The Last Chapter, Film Horor Penutup Semesta Danur

"Kita punya keresahan yang sama terhadap situasi sosial masyarakat kita, menormalisasi teror-teror seperti pinjol, sosial media itu hampir kita melihat itu jadi hal yang biasa. Keresahan-keresahan ini yang menjadi motivasi kuat kami untuk berangkat membuat cerita di film Aku Harus Mati," ujar Hestu saat jumpa pers di Epicentrum XXI, Kuningan, Jakarta Selatan, pada Kamis (26/3/2026).

Sementara itu, menurut Hana Saraswati, yang berperan sebagai Mala di film tersebut, menjual jiwa demi harta sama saja menjual ketenangan batin sendiri demi suatu hal yang sebenarnya tidak terlalu penting untuk diri sendiri.

"Menurut aku, jual jiwa demi harta itu banyak sih yang dekat sama kita sekarang, jual jiwa demi harta itu konotasinya adalah kita ngejual ketenangan batin sendiri untuk hal-hal yang sebenarnya kita juga gak perlu-perlu amat," tutur Hana.

"Seperti pinjol (pinjaman online), membohongi orang, sekarang banyak, bahkan di sini kita angkat lebih ke pesugihannya ya," sambungnya.

Sinopsis Aku Harus Mati

Sinopsis film ‘Aku Harus Mati’. (Instagram/@hanahaho)

Cerita yang ditulis oleh Aroe Ama ini mengikuti perjalanan Mala (Hana Saraswati), seorang yatim piatu yang terjebak dalam gaya hidup hedonistik. Demi mengejar kemewahan semu, Mala terjerumus dalam lingkaran setan hutang pinjaman online (pinjol) dan paylater yang melilit hidupnya.

Dalam keputusasaan untuk menemukan kembali jati dirinya, Mala memutuskan pulang ke panti asuhan tempat ia dibesarkan. Di sana, ia kembali bertemu dengan sahabat masa kecilnya, Tiwi (Amara Sophie) dan Nugra (Prasetya Agni), serta Ki Jago (Bambang Paningron), pemilik panti yang sudah dianggapnya sebagai ayah sendiri. Namun, ketenangan yang dicari Mala justru menjadi awal dari petaka.

Baca juga: Garap Film Horor Komedi 'Tiba-Tiba Setan', Oki Rengga Bocorkan Rahasia di Balik Layar

Setelah mata batinnya terbuka secara misterius, Mala terlempar ke dalam serangkaian pengalaman mistis yang mengerikan. Ia dipaksa menghadapi kenyataan pahit tentang asal-usulnya dan rahasia kelam keluarganya: sebuah perjanjian iblis yang menjadikan nyawa orang-orang terdekat sebagai
tumbal kesuksesan.

Aku Harus Mati membawa penonton pada klimaks yang menegangkan. Mala harus menghadapi pilihan mustahil yang tidak bisa ia tolak, karena ada nyawa yang harus dibayar.

Film ini turut dibintangi oleh Hana Saraswati, Amara Sophie, Prasetya Agni, serta Bambang Paningron. Film Aku Harus Mati dijadwalkan tayang di seluruh bioskop Indonesia mulai 2 April 2026.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan Langsung

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU