INDOZONE.ID - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu'ti, memberikan apresiasi mendalam terhadap film Children of Heaven, yang dinilainya sangat edukatif dan kaya akan nilai-nilai kemanusiaan serta persaudaraan.
"Film ini sangat edukatif ya. Sarat dengan nilai-nilai pendidikan," ujar Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu'ti, saat ditemui usai menghadiri pemutaran film Children of Heaven, di Jakarta, Jumat (22/5/2026).
Pertama, mengenai optimisme di tengah keterbatasan; kesederhanaan dan kekurangan hidup sama sekali tidak boleh menjadi penghalang bagi seseorang untuk memiliki masa depan dan meraih kesuksesan lewat kesungguhan.
Kedua, ia juga menyoroti pentingnya menciptakan lingkungan sekolah yang inklusif dan nyaman, seolah menjadi rumah kedua bagi para siswa.
Hal ini dibuktikan melalui ikatan kebersamaan yang kuat serta dedikasi para guru yang penuh kedisiplinan.
Mendikdasmen juga menekankan bahwa dunia pendidikan wajib memberikan perhatian dan kesempatan yang setara kepada setiap murid tanpa memandang latar belakang sosial mereka, agar setiap anak memiliki ruang untuk maju dan menggapai cita-citanya.
"Kita berikan kesempatan kepada anak-anak kita ini untuk bisa maju, meraih cita-cita," katanya.
Tidak hanya menekankan kesetaraan bagi murid, Abdul Mu'ti juga menggarisbawahi peran krusial seorang pendidik dari kacamata pedagogis.
"Dan tentu saja pesan pedagogisnya juga guru tidak boleh judgemental. Tidak boleh mudah menghakimi muridnya, tidak mudah menghukum muridnya," tegasnya.
Ia mengingatkan bahwa seorang guru tidak boleh bersikap menghakimi (judgemental) ataupun terburu-buru memberikan hukuman kepada anak didiknya.
Sebaliknya, figur guru ideal yang ingin dibangun adalah sosok yang mau mendengarkan, memiliki empati yang tinggi, serta senantiasa hadir sebagai motivator yang membakar semangat para murid dalam menggapai cita-cita mereka.
"Tapi jadilah guru yang banyak mendengar, jadilah guru yang punya empati, dan jadilah guru yang memberikan semangat untuk murid-muridnya bisa mencapai cita-cita," lanjutnya.
Menutup refleksinya, Abdul Mu'ti mengakui kekuatan narasi film tersebut yang mampu menyentuh sisi humanis penonton secara mendalam.
Menurutnya, sejak awal hingga akhir cerita, film ini menyajikan potret yang sangat kuat mengenai kehidupan masyarakat yang penuh dengan ketulusan.
Alur cerita yang jujur tersebut dinilai berhasil membawa emosi dan pikiran penonton ikut larut ke dalam arus cerita, sekaligus mengajak semua yang menonton untuk berkaca pada realitas kehidupan yang sebenarnya.
"Ya saya kira dari mulai awal sampai akhir, film itu sangat kuat dengan kehidupan masyarakat. Kemudian tadi kehidupan yang masyarakatnya punya ketulusan," pungkasnya.
Sinopsis Children of Heaven
Berawal dari hilangnya sepatu Zahra, Ali terpaksa berbagi sepatu miliknya agar adiknya bisa pergi ke sekolah. Situasi ini menuntut mereka untuk bergantian memakai sepatu dalam kondisi ekonomi terbatas.
Untuk meringankan beban orang tuanya dan membantu Zahra, Ali bertekad mengikuti lomba lari, berjuang keras untuk meraih posisi juara demi mendapatkan sepasang sepatu baru sebagai hadiah.
Film Children of Heaven yang diproduseri MD Pictures ini akan tayang di seluruh bioskop Indonesia pada 27 Mei 2026 mendatang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan Langsung