Rabu, 10 JUNI 2026 • 09:11 WIB

7 Film dan Dokumenter Basket Terbaik di Netflix, Penuh Inspirasi dan Kisah Perjuangan

Author

Rekomendasi film dan dokumenter basket di Netflix (screenrant.com)

INDOZONE.ID -  Bola basket bukan sekadar olahraga, melainkan cerita tentang manusia. Tentang mimpi yang diperjuangkan, kekalahan yang ditelan, dan semangat yang menolak untuk padam.

Netflix menyimpan sejumlah film dan dokumenter yang menangkap semua hal tersebut. Berikut adalah 7 rekomendasi terbaik yang wajib masuk daftar tontonanmu. 

Baca juga: 7 Film Action Ninja Terbaru yang Wajib Ditonton, Penuh Aksi Seru!

Hustle (screenrant.com)

1. Hustle (2022)

Film tersebut mengisahkan tentang seorang talent scout NBA bernama Stanley Sugarman yang diperankan Adam Sandler.

Ia menemukan pemain muda berbakat asal Spanyol bernama Bo Cruz dan berjuang keras membawanya ke panggung NBA.

Ceritanya dikemas sederhana dan penuh semangat, penuh latihan keras, kegagalan, dan keyakinan yang tidak pernah padam.

Chemistry antara Sandler dan Juancho Hernangómez terasa hangat dan tulus, menjadikan film ini mudah dicintai siapa saja.

The Redeem Team (screenrant.com)

2. The Redeem Team (2022)

Dokumenter yang menceritakan tentang bagaimana tim basket Amerika Serikat pulang dari Olimpiade 2004 dengan medali perunggu — bukan emas seperti yang semua orang harapkan.

Namun, rasa malu yang ditanggung lalu menjadi bahan bakar untuk bangkit di Olimpiade 2008 Beijing.

Film ini menampilkan wawancara dengan legenda seperti Michael Jordan dan LeBron James, membuktikan bahwa bahkan pemain terbaik dunia pun pernah jatuh — dan cara mereka bangkit itulah yang membuatnya luar biasa.

Baca juga: Mengenal Banff, Festival Film Dokumenter Outdoor Dunia: “Dissidence” dari Indonesia Sempat Diputar

One in a Billion (screenrant.com)

3. One in a Billion (2016)

Satnam Singh Bhamara tumbuh di desa kecil di Punjab, India, tanpa akses ke dunia basket profesional. Namun ia berhasil menjadi orang India pertama yang masuk draft NBA dan membela Dallas Mavericks.

Dokumenter ini menceritakan perjalanannya dari nol dengan cara yang sederhana dan mengharukan. Cocok ditonton ketika kamu merasa mimpimu terlalu besar untuk menjadi kenyataan.

Untold: Malice at the Palace (screenrant.com)

4. Untold: Malice at the Palace (2021)

Pada tahun 2004, sebuah pertandingan NBA antara Indiana Pacers dan Detroit Pistons berubah menjadi brawl besar-besaran yang melibatkan pemain dan penonton sekaligus.

Dokumenter ini menggali apa yang sebenarnya terjadi malam itu — bukan sekadar mempertontonkan kericuhan, tapi menjelaskan tekanan dan provokasi yang melatarbelakanginya.

Tontonan yang menarik sekaligus menjadi pelajaran tentang betapa tipisnya batas antara kompetisi sehat dan kehancuran.

Baca juga: Sebelum Ditahan, Polda Metro Pastikan Kondisi Richard Lee Sehat

A Kid From Coney Island (screenrant.com)

5. A Kid from Coney Island (2019)

Stephon Marbury pernah menjadi salah satu point guard paling menjanjikan dari jalanan New York. Tapi kariernya di NBA tidak berjalan mulus dan ia akhirnya meninggalkan liga lebih cepat dari yang seharusnya.

Dokumenter ini tidak menghakimi Marbury, tetapi memahaminya dengan empati. Sebuah kisah yang mengingatkan kita bahwa bakat saja tidak cukup; lingkungan, dukungan, dan sistem di sekitar seorang atlet muda sama pentingnya.

Amateur (screenrant.com)

6. Amateur (2018)

Film ini mengikuti perjalanan Terron Forte, remaja 14 tahun berbakat yang mendapat beasiswa ke sekolah basket bergengsi.

Di sana, ia menyadari bahwa dunia olahraga profesional tidak sesederhana yang dibayangkan, ada banyak kepentingan dan tekanan tersembunyi.

Lebih dari sekadar film basket, Amateur adalah cerita tentang seorang anak muda yang belajar memilih antara ambisi dan kejujuran pada diri sendiri. 

Tony Parker: The Final Shot (screenrant.com)

7. Tony Parker: The Final Shot (2021)

Dokumenter ini merangkum perjalanan karier panjang Tony Parker, orang Prancis pertama yang meraih MVP Finals NBA bersama San Antonio Spurs.

Melalui wawancara dengan Parker sendiri hingga rekan-rekannya seperti Kobe Bryant, film ini menunjukkan bahwa menjadi legenda bukan soal satu momen gemilang, melainkan konsistensi dan kerja keras selama bertahun-tahun.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Screenrant.com

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU