INDOZONE.ID - Kalau kamu lagi cari tontonan romantis ringan, Every Year After bisa jadi pilihan menarik. Serial barat ini lagi cukup ramai dibahas, terutama di kalangan pencinta drama romantis.
Sekilas, konsepnya memang terdengar familiar. Ada kisah cinta, masa lalu, dan pertemuan yang mungkin mengubah banyak hal. Akan tetapi, justru dari situlah daya tariknya muncul.
Dengan latar estetik dan nuansa nyaman diikuti, serial ini pelan-pelan menarik perhatian banyak orang. Every Year After cocok buat kamu yang suka drama santai tapi tetap bikin penasaran.
Namun, di balik semua itu, apakah serial ini benar-benar se-bikin nagih seperti yang banyak dibicarakan? Yuk, kita bahas review lengkap Every Year After Season 1 di bawah ini!
Sinopsis Every Year After Season 1
Serial barat romantis ini awalnya soal Percy, wanita yang merasa betapa susahnya menemukan dan mempertahankan cinta. Dari situ, cerita mulai mundur ke masa remajanya di Barry’s Bay, British Columbia.
Dulu, Percy dekat banget dengan Sam Florek. Bisa dibilang mereka udah kayak soulmate. Namun, hubungan itu berakhir nggak baik.
Sejak itu, Percy pergi dari Barry’s Bay selama 10 tahun. Di masa sekarang, ia tinggal di Seattle, kerja sebagai penulis, dan menjalani hubungan tanpa komitmen. Percy juga masih sering kena serangan panik gara-gara masa lalunya dengan Sam.
Baca juga: Sinopsis dan Pemain Every Year After, Drama Romantis Barat Siap Bikin Baper
Review Every Year After Season 1
Sekilas Mirip The Summer I Turned Pretty
Kalau sekilas, Every Year After Season 1 hampir mirip sama The Summer I Turned Pretty. Ada dua saudara dan kisah romantis musim panas, tapi ini bukan cinta segitiga.
Fokus utamanya tetap di kisah cinta Percy dan Sam. Sementara karakter Charlie lebih kayak ikut numpang lewat.
Yang bikin serial ini seru adalah vibes-nya yang nagih. Namun kalau dilihat lebih teliti, sebenarnya ini campuran serial Virgin River, Sullivan’s Crossing, dan The Summer I Turned Pretty.
Jadi, kalau kamu suka drama romantis dengan suasana kota kecil, Every Year After bakal terasa familiar. Meski bukan pakai konsep baru, ceritanya tetap menarik diikuti.
Baca juga: Sinopsis dan Pemain 'Off Campus Season 1', Serial Barat Romantis Adaptasi Novel Populer
Karakter yang Menarik
Serial ini fokus pada rasa bersalah yang jadi benang merah cerita. Dari awal, Percy udah bilang kalau ia merasa bertanggung jawab atas apa yang terjadi sama Sam.
Justru itu yang bikin Percy terasa manusia banget. Ia nggak sempurna, bisa salah, tapi tetap layak dapet happy ending.
Sam dan Charlie juga punya daya tarik masing-masing, tapi kayaknya bakal susah buat suka mereka berdua secara imbang.
Tiap penonton bakal punya favorit sendiri di antara dua bersaudara ini. Soalnya, walaupun cerita utamanya tentang Percy dan Sam, ada momen di mana kita malah pengin lihat bagian Charlie.
Penggunaan flashback di sini juga cukup membantu buat membangun cerita. Walaupun hubungan Percy dan Sam kadang terasa ribet, kita tetap peduli sama ending mereka.
Lebih dari Sekedar Kisah Cinta
Menariknya lagi, Every Year After nggak cuma soal cinta-cintaan. Persahabatan juga jadi highlight yang kuat di sini.
Hubungan Percy sama Chantal dan Delilah terasa penting, bukan sekadar tempelan. Bahkan, kadang drama di pertemanan mereka justru lebih relate dibanding konflik percintaannya.
Sam juga punya lingkaran pertemanan sendiri lewat Jordie, yang punya storyline menarik di luar dirinya. Namun, yang paling berasa kuat justru hubungan Sam dan kakaknya, Charlie.
Relasi mereka terasa jadi tulang punggung cerita, walaupun fokus utamanya tetap di Percy dan Sam. Kalau soal arah hubungan Percy dan Sam mungkin bisa ditebak, tapi dinamika dua saudara cowok ini justru lebih bikin penasaran.
Intinya, Every Year After jadi salah satu drama romantis musim panas yang gampang bikin orang jatuh hati. Alasannya banyak, entah kamu suka ceritanya, suasana Barry’s Bay, atau karakter Percy yang relate.
Kalau kamu suka cerita keluarga dan drama romansa yang bikin susah move on, judul ini wajib masuk watchlist. Siap-siap aja, begitu mulai nonton, bakal susah berhenti!
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Fangirlish