'Secret Invasion Episode 2' Dipenuhi Orang Marah-marah dan Terungkapnya Motivasi Villain Soal Janji
INDOZONE.ID - Setelah dikejutkan dengan ending dari episode sebelumnya, kini serial 'Secret Invasion' dari Marvel Cinematic Universe (MCU) hadirkan lanjutannya di episode 2. Di episode ini, penonton diajak menyelami rahasia-rahasia di masa lalu yang menggambarkan hubungan antara bangsa Skrull dengan Nick Fury.
Serial yang tayang setiap Rabu ini selalu menyajikan beberapa pertanyaan menarik dan layer-layer yang kita tidak ketahui selama perjalanan semesta MCU.
Sinopsis 'Secret Invasion Episode 2'
Sesuai dengan judulnya 'Promises', serial ini dibuka dengan perekrutan dan janji yang diucapkan Nick Fury dan para Skrull di tahun 1997. Kembali di era sekarang pasca terbunuhnya Maria Hill, Talos menceritakan bila ada jutaan Skrull yang masuk ke Bumi sejak masa lalu.
Ternyata hal inilah yang membuat Nick Fury marah dan saling menyalahkan satu sama lain.
Baca Juga: Baru Perdana, 'Secret Invasion Episode 1' Sudah Bikin Syok, Gak Ada yang Bisa Dipercaya
Di tempat lain, Gravik bertemu dengan Dewan Skrull dan mendapatkan dukungan mayoritas (termasuk dari pembawa berita FXN, Chris Stearns, dan Perdana Menteri Inggris, Pamela Lawton) untuk memimpin Skrull dalam perang untuk menginvasi bumi. Anggota dewan yang tidak setuju, Shirley Sugar, menghubungi Talos untuk mengatur pertemuan antara Talos dan Gravik.
Gravik juga mengatur untuk membebaskan salah satu pemberontak Skrull tanpa sadar sang pemberontak diinterogasi Sonya dengan suntikan hingga akhirnya mau membeberkan informasi serta rencana Gravik.
Sayangnya sang pemberontak akhirnya dibunuh Gravik, sementara itu Nick Fury diam-diam kembali ke rumahnya yang belum pernah dijelaskan sebelumnya di semesta MCU.
Review Secret Invasion Episode 2, Warning Spoiler!
Episode 2 ini mengungkap plot mundur ke tahun 1997, pasca kejadian ending di film Captain Marvel di mana semua Skrull membuat janji, begitu pula yang dilakukan Nick Fury. Adegan inilah yang nantinya yang memperlihat latar belakang pembentukan karakter dan motivasi para tokoh jahat, salah satunya Gravik yang saat itu masih muda.
Baca Juga: Review 'Ganjil Genap': Meski Gak Spesial, Ceritanya Relate dengan Ending Memuaskan
Dari sini penonton diajak lebih mendalami lagi karakter para Skrull dan apa yang memicu para penjahat melakukan tindakan kotor. Bila di episode atau permulaan dan pembukan konflik utama, episode 2 ini menekankan ke alasan atau motivasi.
Tentunya di episode 2 menghasil banyak emosi di kubu para pemeran utama. Tak hanya kesedihan, tapi juga amarah setelah apa yang terjadi di ending episode sebelumnya. Bila kalian sudah melihat grieve dari Nick Fury, kali ini amarah yang muncul.
Ya, bisa dibilang episode ini banyak orang marah-marahnya. Dan semua itu tertuju ke Nick Fury. Ya, karakter utamanya kena getahnya karena kemarahan semua orang. Mulai dari Talos, ibunda Maria Hill, para penjahat, termasuk Kolonel James Rhodes yang memulai konflik dengan Nick Fury.
Minim aksi, sarat emosi
Tak ada aksi yang terlalu memikat di sini. Hanya tersedia penampilan amarah dari semua pihak. Mungkin adegan yang cukup membuat tegang adalah penyerbuan Gravik dan anak buahnya yang memasuki tempat dimana salah satu Skrull yang menyamar tertangkap karena kejadian bom di episode sebelumnya.
Baca Juga: Botak bukan Sembarang Botak, Nick Fury adalah Mata-Mata Terbaik di Marvel
Sepertinya penulis mencoba memasukkan alasan bagi Nick Fury untuk memutuskan langkap apa yang ia ambil di episode berikutnya. Lantaran di sepanjang episode 2 ini, ia sedang dicari dan dikejar-kejar.
Belum bisa menyimpulkan banyak tentang endingnya seperti apa, masih menunggu lanjutan episode berikutnya.
Menariknya tersimpan satu lagi misteri yang berada di ujung ketiga, Ya itu siapa wanita Skrull yang dicium oleh Nick Fury sebelum credit title muncul.
Rating 7/10
Penulis: Nur Faridha
Konten ini adalah kiriman dari Z Creators Indozone.Yuk bikin cerita dan konten serumu serta dapatkan berbagai reward menarik! Let's join Z Creators dengan klik di sini
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Z Creators