INDOZONE.ID - Indonesia akhirnya memiliki series dengan cerita sci-fi dan supernatural yang dikemas layak dan memukau. Karya itu datang dari serial terbaru Netflix garapan Joko Anwar, berjudul Nightmares and Daydreams.
Serial tersebut menceritakan pengalaman para karakternya dalam menghadapi fenomena-fenomena yang sulit diterima nalar. Namun, mereka semua sebenarnya terhubung satu sama lain.
Secara keseluruhan, serial ini membawa cerita fiksi ilmiah yang lebih membumi dan relevan dengan keseharian. Formula itu membuatnya dapat dinikmati penonton kasual maupun penggemar berat sci-fi.
5 Serial Wajib Ditonton Bagi Kamu Pecinta Sci-fi
Jika kamu menyukai Nightmares and Daydreams atau kisah dengan genre serupa, berikut adalah lima serial yang wajib kamu tonton selanjutnya.
1. Dark (2017)
Mungkin Dark menjadi salah satu inspirasi dari Nightmares and Daydreams. Serial ini menceritakan kisah hilangnya seorang anak yang berkembang menjadi misteri perjalanan waktu dan dunia paralel.
Kejanggalan semakin terlihat ketika masing-masing karakter mempunyai organisasi rahasia dan agendanya tersendiri. Relasi tiap faksi dan karakternya pun membuat penonton harus berpikir keras.
Serial original Netflix asal Jerman ini memiliki tiga musim yang selesai pada 2020 lalu. Dark dibintangi oleh Louis Hofmann, Linda Vicari, Maja Schone, hingga Andreas Pietschmann.
2. Severance (2022)
Apa jadinya jika kehidupan kantor dan personal seseorang terpisah, lalu mereka tidak bisa mengingat detailnya satu sama lain? Severance sangat berhasil mengeksplorasi konsep tersebut.
Disutradarai oleh aktor Ben Stiller, serial ini menceritakan sebuah perusahaan bioteknologi bernama Lumon yang memisahkan memori karyawannya untuk menutupi rahasia kelam korporasi.
Severance dibintangi oleh Adam Scott, Britt Lower, Patricia Arquette, Zach Cherry, John Turturro, hingga Christopher Walken. Serial ini tayang di Apple TV+ dan akan merilis musim keduanya pada akhir 2024.
3. Black Mirror (2011)
Black Mirror merupakan kumpulan antologi yang membawa satu tema besar, yaitu eksploitasi teknologi secara berlebihan. Setiap episode dari serial ini menghadirkan kisah-kisah yang mencekam.
Cerita Black Mirror terasa begitu realistis dan relevan dengan isu-isu penyalahgunaan teknologi yang terjadi di dunia. Mulai dari media sosial, berita hoaks, eksperimen manusia, sampai kecerdasan buatan.
Serial original Netflix ini bertahan hingga musim keenam pada 2023. Black Mirror dibintangi sejumlah aktor ternama seperti Daniel Kaluuya, Salma Hayek, Andrew Scott, Bryce Dallas Howard, hingga Anthony Mackie.
Baca Juga: Netflix Umumkan Series 'Sweet Home 3' Tayang Bulan Depan
4. Westworld (2016)
Westworld merupakan dunia bentukan Jonathan Nolan, adik dari Christopher Nolan. Serial ini bercerita tentang taman hiburan futuristik di mana manusia bisa berinteraksi dengan android (Hosts).
Namun, secara perlahan fenomena-fenomena aneh terjadi ketika beberapa Host mengalami kerusakan. Mereka mulai memberontak dan mempertanyakan eksistensi diri.
Westworld dibintangi oleh Evan Rachel Wood, Ed Harris, Tessa Thompson, Jeffrey Wright, James Marsden, hingga Anthony Hopkins. Serial yang tayang di HBO ini berakhir pada musim keempat.
5. The Twilight Zone (2019)
Serial antologi legendaris ini sudah berulang kali di-remake, bahkan juga diadaptasi ke film. Meski begitu, Jordan Peele sebagai kreator dan produser tetap mempertahankan ciri khas untuk versi terbarunya.
The Twilight Zone merupakan kumpulan cerita tentang kritik sosial yang bertemakan fantasi, fiksi ilmiah, absurdisme, distopia, horor, sampai thriller dengan plot twist yang menegangkan.
Serial ini dinarasikan oleh Jordan Peele sendiri dan dibintangi sejumlah aktor seperti Steven Yeun, Greta Lee, Kumail Nanjiani, hingga Seth Rogen. Sayangnya, The Twilight Zone hanya bertahan dua musim di Paramount+.
Konten ini adalah kiriman dari Z Creators Indozone. Yuk bikin cerita dan konten serumu serta dapatkan berbagai reward menarik! Let's join Z Creators dengan klik di sini.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Screen Rant