Ozzy Osbourne/Instagram @ozzyosbourne
INDOZONE.ID - Dunia musik heavy metal kini sedang berduka. Sebab, pelopor musik heavy metal Ozzy Osbourne meninggal dunia pada usia 76 tahun karena sakit yang ia derita dalam beberapa tahun terakhir.
Padahal, 3 minggu lalu Ozzy Osbourne baru saja menggelar konser terakhirnya bersama Black Sabbath dalam konser yang bertajuk "Back to Beginning".
Tentu saja, meninggalnya Ozzy Osbourne meninggalkan duka mendalam bagi para pecinta musik heavy metal. Sebab, konser bertajuk Back to Beginning bersama Black Sabbath beberapa minggu lalu seolah sebagai perpisahan untuk selamanya dari Ozzy Osbourne kepada para penggemarnya.
Konser terakhir Ozzy Osbourne bersama Black Sabbath pada 5 Juli lalu disaksikan oleh sebanyak 45.000 penonton di markas klub Liga Inggris, Aston Villa di Villa Park, Birmingham.
Baca juga: Nine Inch Nails Bangkit dengan Lagu Baru untuk Film TRON: Ares, ‘As Alive As You Need Me To Be’
Dalam konser terakhirnya itu, Osbourne mengucapkan terimakasih sebesar-besarnya kepada para penggemarnya karena sudah memberikan dukungan kepadanya selama ini.
"Kamu tidak tahu apa yang aku rasakan. Terima kasih dari lubuk hatiku yang paling dalam," ujar Ozzy Osbourne dalam konser terakhirnya bersama Black Sabbath.
Kabar meninggalnya Ozzy Osbourne pertama kali disampaikan oleh keluarganya. Dalam pernyataan resmi, pihak keluarga mengatakan bahwa Ozzy meninggal dengan damai dikelilingi oleh keluarganya.
"Dengan kesedihan yang tak terlukiskan, kami harus mengabarkan bahwa Ozzy Osbourne tercinta telah meninggal dunia pagi ini. Beliau bersama keluarganya dan dikelilingi oleh cinta. Kami meminta semua orang untuk menghormati privasi keluarga kami saat ini," bunyi pernyataan resmi keluarga besar Ozzy Osbourne sebagaimana yang dikutip dari NBC News pada Rabu (23/7/2025).
Ozzy Osbourne diketahui menderita penyakit parkinson, hal itu diungkapkan oleh istrinya Sharon Osbourne pada Februari lalu. Selain itu, pelantun lagu Mama, I'm Coming Home itu juga menderita komplikasi penyakit lainnya.
Baca juga: Rayain 10 Tahun 'Currents', Tame Impala Bakal Rilis Album Baru Lagi
Ozzy Osbourne memang salah satu pelopor musik heavy metal. Bahkan, banyak karya yang dibuatnya baik bersama Black Sabbath maupun saat bersolo karier.
Akan tetapi, Ozzy juga tidak lepas dari kontroversi mulai dari gigit kelelawar saat konsernya pada tahun 1982 lalu tepatnya beberapa tahun setelah ia dipecat dari Black Sabbath. Saat itu, Ozzy mengira bahwa kelelawar yang dilemparkan oleh penggemarnya itu hanya mainan, namun ternyata ia menggigit kelelawar hidup-hidup.
Dari aksinya itu membuat Ozzy Osbourne harus dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan suntik rabies. Selain itu, ia juga tidak terlepas dari obat-obatan terlarang, alkohol, seks hingga memplokamirkan sebagai 'Satanisme'.
Baca juga: Pengakuan DJ Panda Diajak Nginap di Rumah Erika Carlina usai Mabuk-Mabukan
Kecanduannya Ozzy Osbourne terhadap alkohol dan obat-obatan terlarang menjadi alasan ia dipecat dari Black Sabbath saat itu. Hal itu, diungkapkan oleh sang gitaris, Tony Iommi yang mengatakan bahwa Ozzy saat itu pergi ke klub dan tidak kembali ke band.
"Ozzy pergi ke klub, keluar dan nggak pulang," ujar Tony Iommi dalam buku Louder Than Hell.
Dalam wawancaranya bersama Loudwire, Tony Iommi mengatakan bahwa ia dan bandnya Black Sabbath tidak bisa melanjutkan bersama Ozzy Osbourne.
"Kami nggak bisa melanjutkannya bersama Ozzy. Untuk seperti yang diinginkan semua orang, kami nggak bisa melakukannya. Nggak ada perubahan yang terjadi, dan itu berarti akhir dari sebuah band. Kami nggak mau memecatnya akan tetapi kami harus melakukannya kalo kami mau jalan terus," ujar Tony Iommi dalam wawancaranya bersama Loudwire beberapa waktu lalu.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: NBC News