Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Jumat, 15 AGUSTUS 2025 • 12:05 WIB

The Woodstock: Festival Musik Ikonik yang Mengubah Sejarah dengan Segala Kekacauannya

The Woodstock: Festival Musik Ikonik yang Mengubah Sejarah dengan Segala KekacauannyaSuasana The Woodstock

INDOZONE.ID - Festival musik Woodstock, 1969, disebut sebagai ikon budaya populer yang warisannya cukup berpengaruh dalam seni pertunjukan musik dunia saat ini.

Event musik ini awalnya dibentuk berdasarkan gabungan ide empat pria muda. Mereka adalah John Roberts, Joel Rosenman, Artie Kornfeld, dan Michael Lang, yang terinspirasi dari kesuksesan festival Monterey Pop dua tahun sebelumnya. 

Nah, mereka berempat akhirnya setuju buat bikin festival musik dengan mengundang beberapa musisi bertalenta untuk bisa tampil di acaranya. Grup band rock, Creedence Clearwater Revival, menjadi line up besar pertama yang diumumkan bergabung. 

Hal ini kemudian memberikan kredibilitas kepada mereka sebagai penyelenggara untuk menarik musisi terkenal lainnya seperti Jimi Hendrix, Janis Joplin, Joe Cocker, Santana, The Who, Joan Baez, dan Grateful Dead untuk turut tampil memeriahkan festival Woodstock.

Baca juga: Taylor Swift Akan Persembahkan 12 Lagu di Album Terbaru, Apa Saja Judul-Judulnya?

Tapi jauh sebelum acaranya berlangsung, sebenarnya awalnya festival musik Woodstock direncanakan digelar di Howard Mills Industrial Park di Wallkill, New York. Semula, panitia memperkirakan hanya sekitar 50.000 orang penonton yang akan hadir. 

Namun karena beberapa alasan, lokasi awal yang telah diumumkan tersebut ternyata terpaksa dipindahkan secara mendadak sebulan sebelum acara berlangsung.

Pelaksanaannya dipindah ke area peternakan milik Max Yasgur di White Lake, Bethel, New York, yang dikelilingi oleh Pegunungan Catskill.

Huru-hara yang Terjadi

Nggak cuma perubahan lokasi yang diumumkan mendadak, kegagalan penyelenggara dalam mengatur jalannya acara juga membuat penonton yang hadir dalam festival Woodstock pada saat itu akhirnya melampaui jumlah perkiraan. 

Banyak orang yang akhirnya menjebol masuk ke area penyelenggaraan sehingga menyebabkan keamanan acara tersebut menjadi lebih sulit dikontrol. 

Baca juga: UU Hak Cipta Direvisi, Royalti Musik Dipastikan Kembali ke Penciptanya

Belum lagi, pada saat acara berlangsung, semua orang yang hadir juga harus saling berhadapan dengan kondisi cuaca yang buruk.

Situasi tersebut semakin membuat kondisi di lapangan jadi nggak cukup kondusif.

Melansir dari history.com, akibat kondisi di lapangan yang buruk dengan jumlah petugas keamanan yang terbatas, dilaporkan banyak orang yang akhirnya mengalami cedera ringan seperti dehidrasi, keracunan makanan, kaki terluka. 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: History.com, Woodstockstory.com, Bethel Woods Center For The Arts

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

The Woodstock: Festival Musik Ikonik yang Mengubah Sejarah dengan Segala Kekacauannya

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!