INDOZONE.ID - Grup band Amerika Serikat, Paramore baru-baru ini menghapus semua lagunya di semua platform streaming di Israel sebagai bentuk gerakan solidaritas untuk Palestina yang bertajuk 'No Music for Genocide'. '
Diketahui, kampanye 'No Music for Genocide' ini merupakan gerakan dari budaya internasional yang mengundang sejumlah musisi, label hingga pemilik hak cipta untuk menolak dan memboikot terhadap dunia hiburan di Israel sebagai bentuk aksi solidaritas kepada rakyat Palestina yang menjadi korban kejahatan genosida yang dilakukan oleh tentara zionis Israel.
Gerakan No Music for Genocide sudah diikuti sebanyak 400 artis dan label, termasuk Hayley Williams dengan beberapa artis ternama seperti Bjork, Rina Sawayama, Ben Howard, Massive Attack dan masih banyak lagi.
Paramore sendiri memang dikenal sebagai grup band yang menjunjung tinggi kemanusiaan dan juga menyuarakan dukungannya kepada Palestina. Sebab, pada November 2023 lalu mereka telah menyumbangkan hasil penjualan merchandise mereka untuk masyrakat Gaza.
Baca juga: Tyla Bakal Gelar Konser Solo Perdana Bertajuk "We Wanna Party" di Jakarta Pada November 2025
Paramore hapus semua lagunya dari platform musik Israel (Instagram @paramore)
Tak cuma itu saja, pada Mei 2024 lalu Hayley Williams cs juga sangat lantang dalam mendukung gencatan senjata. Beberapa bulan kemudian tepatnya di Oktober 2024 lalu, Paramore yang juga menggandeng Bug Girl juga berhasil mengumpulkan dana sebesar 600 ribu US Dollar untuk memberikan bantuan medis di Palestina.
Dan yang terbaru sebagaimana yang dikutip dari Instagram @musiknisme pada Senin (29/9/2025), Paramore juga memutuskan untuk menghapus semua lagu-lagunya dari platform musik di Israel untuk memberikan dukungan langsung ke Palestina.
Aksi Paramore untuk menyuarakan dukungannya kepada Palestina memang menimbulkan pro dan kontra. Ada yang mendukung aksi mereka sebagai langkah berani untuk menunjukkan solidaritas.
Namun, ada juga yang masih menganggap bahwa gerakan yang dilakukan Paramore itu merupakan gerakan yang kontroversial.
Namun, bagi Paramore dunia musik tentunya tidak bisa dipisahkan dari kemanusiaan. Oleh karena itu, grup band pelantun lagu Decode itu tetap nekat untuk menyuarakan dukungannya kepada rakyat Palestina yang mengalami kekejaman dari tentara Israel.
Baca juga: Tiara Andiri Siap Rilis Album Kedua Bertajuk "Edelweiss", Hadir dengan Nuansa Baru
Grup Band, Paramore (Instagram @paramore)
Aksi Paramore untuk menghapus semua lagunya dari platform musik Israel mendapatkan dukungan dari para fans di Indonesia. Banyak yang memuji keputusan grup band yang digawangi oleh Hayley William, Zac Farro dan Taylor York itu untu menghapus lagu-lagunya di platform musik Israel.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Instagram @musiknisme