INDOZONE.ID - Bertepatan dengan momen peringatan Hari Kesehatan Mental Dunia, penyanyi dan career coach EAR SUN kembali menegaskan kepeduliannya terhadap isu psikologis generasi muda melalui karya terbaru berjudul “Lingkaran”. Lagu ini menjadi bentuk refleksi jujur tentang gejolak emosional yang sering dialami kaum dewasa muda, ketika hidup terasa berputar di tempat tanpa arah yang pasti.
Berbeda dari lagu-lagu bertema cinta yang banyak beredar, “Lingkaran” menghadirkan kedalaman pesan yang menenangkan. EAR SUN menggandeng Kinar Sekar sebagai produser dan penulis lagu untuk menciptakan karya yang bukan hanya enak didengar, tetapi juga menyalurkan makna mendalam tentang perjalanan menuju kedewasaan. Melalui harmoni lembut dan lirik reflektif, lagu ini menjadi ruang aman bagi siapa pun yang sedang belajar berdamai dengan diri sendiri.
Dalam penuturannya, EAR SUN mengungkap alasan di balik pemilihan judul lagu tersebut.
“Gue pilih judulnya ‘Lingkaran’ karena di fase quarter life crisis itu, sering banget kita ngerasa hidup muter-muter aja. Rutinitas yang sama, perasaan stuck, dan makin kerasa karena terus bandingin diri sama pencapaian orang lain. Padahal, ya ini bagian dari proses pendewasaan juga,” katanya menegaskan makna di balik lagu itu.
Baca juga: Debut Ear Sun di Java Jazz Festival 2025: Mimpi yang Jadi Nyata
Salah satu penggalan lirik yang paling menonjol dari “Lingkaran” berbunyi, “Butuh waktu mengerti, butuh ruang pahami, kau ingin dunia berhenti sejenak.” Kalimat ini menjadi penegasan bahwa terkadang, manusia hanya perlu berhenti sejenak untuk memahami diri dan menerima bahwa hidup tak selalu berjalan sesuai rencana.
Menariknya, meski mengangkat tema yang cukup berat, lagu ini tidak terasa muram. EAR SUN tetap menghadirkan aransemen musik yang ringan, membuat pesan reflektifnya bisa diterima dengan lembut. Alih-alih menggurui, lagu ini seolah hadir sebagai sahabat yang berkata, “nggak apa-apa kalau lo lagi ngerasa gitu.” Sebuah pengingat bahwa kelelahan dan kebingungan adalah bagian alami dari proses menjadi dewasa.
EAR SUN, atau yang memiliki nama asli Muhammad Irsan, bukan sosok baru di dunia kreatif. Selain sebagai musisi, ia juga dikenal publik sebagai Coach Ican, seorang pengusaha sekaligus pembimbing karier yang banyak menginspirasi anak muda untuk berkembang tanpa kehilangan arah.
Perjalanan musiknya dimulai pada 2022 lewat mini album “Sampai Nanti” yang diproduseri oleh duo musisi Endah N Rhesa. Debut tersebut menjadi langkah awal bagi EAR SUN untuk dikenal sebagai penyanyi dengan karya berjiwa sosial dan sarat makna personal.
Baca juga: Fakta Menarik Single Baru Ear Sun 'Sudahlah': Bukan untuk Menyerah, Justru Jadi Penyemangat
Menutup tahun 2023, ia meluncurkan mini album kedua berjudul “Urbanisme” bersama Kinar Sekar, yang mengangkat kisah kehidupan urban penuh dinamika. Setahun kemudian, tiga lagu bertema perjalanan hidup — “Sudahlah”, “Rapuh”, dan “Lihat Saja Nanti” — memperkuat identitas musiknya sebagai penyampai pesan batin yang universal.
Memasuki 2025, konsistensinya semakin terlihat. Setelah sukses dengan “Timbangan” dan lagu “Ajaib” yang sempat menembus trending lima besar di YouTube Topic Music, kini EAR SUN menutup rangkaian produktivitasnya dengan “Lingkaran”. Karya ini bukan sekadar lagu, melainkan cermin bagi mereka yang sedang mencari makna hidup di tengah tekanan ekspektasi sosial.
Kini “Lingkaran” dapat didengarkan di berbagai platform musik digital. Lagu ini menjadi persembahan tulus EAR SUN untuk generasi muda yang tengah berjuang memahami diri, sekaligus pengingat bahwa setiap proses seberat apa pun itu akan membawa seseorang menuju versi terbaik dari dirinya sendiri.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Press Release