Jimmy Cliff (youtube @TheSunAnge)
INDOZONE.ID - Dunia musik reggae sedang berduka. Jimmy Cliff, salah satu legenda terbesar yang pernah lahir dari Jamaika, resmi tutup usia di umur 81 tahun.
Kabar duka ini dikonfirmasi keluarga melalui media sosial. Pernyataan itu menyebut sang musisi meninggal akibat kejang yang diikuti pneumonia.
Nama Jimmy Cliff langsung melejit di trending search karena penggemar di seluruh dunia merespons kepergiannya dengan doa dan kenangan.
Cliff, yang bernama asli James Chambers, bukan hanya penyanyi reggae biasa.
Baca juga: Dari 13 Pendengar Jadi Puluhan Ribu: Fenomena Jangma yang Bikin Netizen Heboh
Jimmy Cliff adalah tokoh penting yang membawa musik Jamaika mulai dari ska, rocksteady, hingga roots reggae yang membawa musik tersebut menuju panggung internasional.
Perjalanannya dimulai dari masa kecil yang penuh keterbatasan, lalu perlahan menanjak lewat kontes menyanyi dan sederet lagu yang kini menjadi tonggak sejarah musik dunia.
Karier globalnya mulai mencuri perhatian setelah bergabung dengan Island Records di Inggris.
Album Hard Road to Travel (1967) dan Jimmy Cliff (1969) memuat hits besar seperti “Wonderful World, Beautiful People”, serta lagu legendaris “Vietnam” yang pernah dipuji Bob Dylan sebagai “lagu protes terbaik yang pernah ditulis”.
Tak heran, keyword pencarian “Jimmy Cliff songs”, “lagu reggae terbaik”, hingga “sejarah musik reggae” ikut meroket setelah kabar duka tersebar.
Baca juga: Di Rock In Solo 2025 Seruan Lantang lawan Ketidakadilan Lingkungan dan Sosial
Tak hanya di musik, Jimmy Cliff juga menjadi ikon layar lebar melalui film The Harder They Come (1972).
Film ini menjadi kultus global dan sering disebut sebagai salah satu karya paling berpengaruh dalam menyebarkan budaya Jamaika ke seluruh dunia.
Soundtrack filmnya bahkan disimpan di National Recording Registry oleh Library of Congress.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Pitchfork.com