Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Senin, 15 DESEMBER 2025 • 11:32 WIB

Closehead Hadirkan Sisi Paling Jujur Lewat Single 'Arti Yang Sama'

Closehead Hadirkan Sisi Paling Jujur Lewat Single Arti Yang SamaGrup musik Closehead (Handout)

INDOZONE.ID - Closehead kembali menegaskan eksistensinya di kancah musik Indonesia dengan merilis single terbaru berjudul Arti Yang Sama. Karya ini hadir sebagai kelanjutan dari euforia perayaan dua dekade perilisan lagu “Berdiri Teman (20th Anniversary)” yang mereka gaungkan pada Juli 2025. 

Di bawah naungan 301 Entertainment, band yang dikenal dengan karakter musik enerjik tersebut memilih jalur berbeda dengan menyuguhkan nomor ballad yang sarat emosi dan refleksi personal.

Single Arti Yang Sama dirilis secara resmi pada 12 Desember 2025 dan dapat dinikmati di berbagai platform musik digital. Lagu ini menjadi penanda fase baru perjalanan Closehead yang tidak lagi terpaku pada distorsi dan hentakan keras, melainkan berani mengeksplorasi ruang musikal yang lebih tenang, intim, dan jujur. 

Langkah ini sekaligus memperlihatkan kedewasaan bermusik band yang telah menapaki usia panjang di industri.

Baca juga: Lamlam Closehead Temukan Sisi Baru Lewat Mercusuar Show di Get Closer Didi Music Records

Secara musikal, Arti Yang Sama menawarkan nuansa yang kontras dibandingkan katalog karya Closehead sebelumnya. Aransemen ballad yang ringan menjadi fondasi utama, dengan fokus pada kekuatan lirik dan penghayatan emosi. 

Elemen distorsi yang selama ini identik dengan Closehead sengaja ditanggalkan demi memberi ruang pada cerita yang ingin disampaikan secara lugas dan mendalam.

Lagu ini ditulis oleh Ijan Mandagi, sang penabuh drum, bersama Tyo yang mengisi posisi keyboard. Keduanya meramu Arti Yang Sama dari pengalaman personal yang sangat dekat dengan kehidupan manusia. Ijan mengungkapkan bahwa ide lagu tersebut berangkat dari keinginannya menciptakan karya yang benar-benar jujur dan tulus, tanpa pretensi berlebihan.

“Saya ingin sekali menulis lagu yang jujur, sampai akhirnya teringat sosok Ibu. Bagi saya, tidak ada cinta dan kasih sayang yang lebih purna daripada cinta seorang ibu kepada anak nya. Maka, saya putuskan untuk mendedikasikan lagu ini bagi mereka,” jelas Ijan. Ungkapan tersebut menjadi inti emosional lagu yang menyentuh relung terdalam hubungan antara anak dan ibu.

Keputusan memilih format ballad juga bukan diambil secara instan. Tyo mengakui bahwa pada awalnya terdapat keraguan untuk keluar dari pakem musik yang selama ini melekat pada Closehead. Namun, seiring proses kreatif berjalan, pilihan tersebut justru terasa paling relevan dengan pesan lagu yang ingin disampaikan kepada pendengar.

Baca juga: Comeback! Closehead Ungkap Kelelahan Terhadap Dunia Lewat Lagu "Hati-Hati Ini"

“Awalnya memang sempat ragu memilih ballad, namun akhirnya kami sadari tidak ada aransemen yang lebih tepat untuk menyampaikan pesan lagu ini selain format tersebut,” tambah Tyo. Pernyataan ini menegaskan bahwa pendekatan musikal Arti Yang Sama lahir dari pertimbangan matang, bukan sekadar eksperimen tanpa arah.

Untuk memperkaya nuansa emosional, Closehead menggandeng Ari Firman dari The Groove sebagai penata string section. Kehadiran string tidak dimaksudkan untuk menciptakan kesan megah yang berlebihan, melainkan berfungsi sebagai lapisan emosional yang muncul secara proporsional dan tepat sasaran, memperdalam rasa yang ingin disampaikan lagu ini.

Secara konseptual, Arti Yang Sama menjadi bukti bahwa eksplorasi musikal tidak selalu berarti kehilangan jati diri. Closehead justru menunjukkan kemampuannya menjaga identitas sambil menghadirkan karya yang lebih reflektif dan dewasa. Lagu ini bukan bentuk kompromi, melainkan pernyataan keberanian untuk jujur terhadap diri sendiri dan pendengar.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Press Release

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Closehead Hadirkan Sisi Paling Jujur Lewat Single 'Arti Yang Sama'

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!