Ilustrasi Lirik dan Makna Lagu 'Broken Strings' Alan Walker. (Foto: YouTube @Alan Walker)
INDOZONE.ID - Alan Walker kembali menyapa para pendengarnya di awal 2026 lewat lagu Broken Strings.
Lagu ini resmi dirilis pada 2 Januari 2026 di bawah label World of Walker Music, dan langsung mencuri perhatian.
Dalam waktu singkat, Broken Strings sudah ditonton lebih dari 2 Juta kali di YouTube/Alan Walker.
Menggandeng Isabella Melkman dan Katherine O’Ryan sebagai kolaborator utama, lagu ini hadir dengan nuansa emosional yang dalam, khas Alan Walker.
Tapi, terdapat sentuhan lirik yang terasa lebih personal dan menyentuh sisi rapuh hubungan manusia.
Broken Strings bukan sekadar lagu galau biasa. Di balik aransemen elektronik yang lembut dan atmosferik, tersimpan cerita tentang cinta yang terluka, komunikasi yang tidak sempurna, dan harapan kecil yang masih dijaga meski hubungan sudah penuh retakan.
Broken Strings ditulis dan digarap oleh banyak nama besar di balik layar musik Alan Walker.
Mulai dari Alan Walker, Anders Frøen, Fredrik Borch Olsen, Gunnar Greve, hingga Sophie Simmons ikut terlibat sebagai penulis lirik dan komposer.
Produksi musiknya juga ditangani oleh Alan Walker bersama Mood Melodies dan Kasper, membuat lagu ini terdengar rapi, emosional, dan tetap relevan dengan karakter Walkerverse.
Secara musikal, Broken Strings mengusung tempo yang tenang dengan beat yang tidak terlalu agresif.
Musiknya memberi ruang bagi lirik untuk berbicara, seolah mengajak pendengar duduk diam dan merenungkan hubungan yang pernah, atau sedang, berada di titik rapuh.
Lagu baru Alan Walker ini dibuka dengan lirik Funny how fairy tales work, when beautiful things start to hurt.
Kalimat ini langsung menampar realita banyak orang. Dongeng cinta yang awalnya indah ternyata bisa berubah menyakitkan seiring waktu.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: YouTube