Ilustrasi, lirik sholawat jibril (Nano Banana)
INDOZONE.ID - Di tengah himpitan ekonomi dan kerasnya persaingan hidup modern, adakah satu amalan sederhana yang mampu membuka pintu langit, melancarkan rezeki, sekaligus menenangkan relung hati? Bagi umat Islam, jawaban atas pertanyaan retoris tersebut sering kali bermuara pada satu praktik spiritual yang sangat dianjurkan memperbanyak sholawat kepada Nabi Muhammad SAW. Dari sekian banyak redaksi sholawat yang diajarkan oleh para ulama, sholawat Jibril menempati posisi istimewa di hati masyarakat Indonesia.
Dikenal dengan lafaznya yang sangat singkat namun memiliki resonansi spiritual yang dahsyat, amalan ini kerap direkomendasikan oleh para kiai dan habaib sebagai "jalur langit" untuk melunasi utang dan menarik rida Sang Pencipta. Artikel ini berisi hal yang perlu Anda ketahui tentang amalan ini, mulai dari sejarah, lirik sholawat Jibril lengkap, terjemahan, keutamaan, hingga chord sholawat Jibril bagi Anda yang ingin melantunkannya melalui medium seni musik Islami.
Sholawat Jibril adalah salah satu redaksi sholawat terpendek yang ditujukan kepada Nabi Muhammad SAW. Penamaan "Jibril" merujuk pada sebuah riwayat historis dalam literatur Islam klasik. Dikisahkan bahwa kalimat ini adalah sholawat pertama yang diucapkan oleh Malaikat Jibril dan diajarkan kepada Nabi Adam AS.
Menurut penjelasan para ulama tasawuf, ketika Nabi Adam AS diciptakan dan hendak menyentuh Siti Hawa, beliau diwajibkan untuk membayar mahar. Mahar tersebut bukanlah berupa harta benda, melainkan perintah dari Allah SWT melalui Malaikat Jibril untuk membacakan sholawat kepada Penutup Para Nabi, yakni Nabi Muhammad SAW.
Membaca sholawat sendiri adalah sebuah perintah langsung dari Allah SWT, sebagaimana termaktub dalam Al-Qur'an Surah Al-Ahzab ayat 56. Syekh Yusuf bin Ismail An-Nabhani dalam kitabnya Afdlalush Shalawat 'ala Sayyidis Sadat menjelaskan bahwa keutamaan bersholawat sangatlah besar, karena ia adalah satu-satunya ibadah di mana Allah SWT dan para malaikat-Nya turut serta melakukannya sebelum memerintahkannya kepada orang-orang beriman.
Karena bentuknya yang sangat ringkas, sholawat Jibril latin maupun Arab sangat mudah dihafal oleh siapa saja, dari anak-anak hingga orang dewasa. Berikut adalah redaksi aslinya:
| Teks Arab | Teks Latin | Arti Bahasa Indonesia |
| صَلَّى اللهُ عَلَى مُحَمَّد | Shallallahu 'ala Muhammad | Semoga Allah melimpahkan sholawat (rahmat) atas Muhammad. |
Terkadang, lafaz ini disambung dengan doa keselamatan yang berbunyi: صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ (Shallallahu 'alaihi wasallam - Semoga Allah melimpahkan rahmat dan keselamatan kepadanya).
Dalam perkembangannya, lafaz pendek "Shallallahu 'ala Muhammad" sering digabungkan dengan syair pujian lain agar lebih indah saat dilantunkan, seperti yang sering dibawakan oleh grup musik religi. Berikut adalah sholawat Jibril lirik lengkap versi populer yang memadukan lafaz asli dengan syair Mahallul Qiyam dari kitab Barzanji/Simtudduror:
Lirik Utama (Diulang-ulang):
Shallallaahu ‘ala Muhammad
Shallallaahu ‘alaihi wasallam
Shallallaahu ‘ala Muhammad
Shallallaahu ‘alaihi wasallam
| Lirik Arab | Latin |
Arti Bahasa Indonesia |
| اَنْتَ شَمْسٌ اَنْتَ بَدْرٌ | Anta syamsun anta badrun | Engkau bagaikan matahari, engkau bagaikan bulan purnama. |
| اَنْتَ نُوْرٌ فَوْقَ نُوْرِ | Anta nuurun fauqa nuurin | Engkau cahaya di atas cahaya. |
| اَنْتَ اِكْسِيْرٌ وَغَالِي | Anta iksiirun wa ghaalii | Engkau bagaikan obat pelipur lara yang sangat mahal harganya. |
| اَنْتَ مِصْبَاحُ الصُّدُوْرِ | Anta mishbaahush shuduuri | Engkau adalah pelita yang menerangi dada (hati). |
Bagi Anda yang ingin melantunkan lirik sholawat Jibril sambil memainkan alat musik dalam kegiatan ekstrakurikuler Rohis atau sekadar bersenandung di rumah, berikut adalah chord sholawat Jibril versi dasar yang sangat mudah dimainkan oleh pemula:
[Intro]
Am G F E
Am G F E
[Chorus / Lirik Utama]
Am G
Shallallaahu ‘ala Muhammad
F E
Shallallaahu ‘alaihi wasallam
Am G
Shallallaahu ‘ala Muhammad
F E Am
Shallallaahu ‘alaihi wasallam
[Verse / Qasidah]
Am G
Anta syamsun anta badrun
F E
Anta nuurun fauqa nuurin
Am G
Anta iksiirun wa ghaalii
F E Am
Anta mishbaahush shuduuri
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Berbagai Sumber