Berita Duka! Lalo Schifrin Meninggal Dunia, Komposer Legendaris di Balik 'Mission: Impossible'
INDOZONE.ID – Dunia musik film kembali berduka. Lalo Schifrin, maestro asal Argentina-Amerika yang dikenal luas lewat tema ikonik Mission: Impossible dan skor legendaris untuk film seperti Dirty Harry, Cool Hand Luke, serta Bullitt, meninggal dunia.
Sang komposer meninggal pada usia 93 tahun akibat komplikasi pneumonia, sebagaimana dilaporkan oleh Variety.
Baca juga: Mengenang Perjalanan Karier Patrick Walden, Mantan Gitaris Babyshambles Meninggal Dunia
Perjalanan Hidup Sang Komposer Jenius
Lahir pada 21 Juni 1932 di Buenos Aires, Argentina, Schifrin tumbuh dalam keluarga yang sangat musikal.
Ayahnya adalah konduktor di Orkestra Filharmoni Buenos Aires, dan sejak usia enam tahun, Lalo sudah menekuni pelatihan piano selama enam tahun.
Meski sempat mengambil studi sosiologi dan hukum di universitas, kecintaannya terhadap musik — terutama jazz membawanya ke jalur karier sejati.
Di usia 20-an, Schifrin mulai bermain piano di klub malam Paris.
Pada usia 30, dia telah pindah ke Los Angeles dan merilis tujuh album jazz, menjadikannya salah satu komposer paling dicari di era tersebut.
Baca juga: Musisi Gustiwiw Meninggal Dunia di Usia 26 Tahun
Terobosan Lewat Mission: Impossible dan Cool Hand Luke
Namanya mulai melejit setelah menciptakan tema utama serial TV Mission: Impossible yang ikonik dan memenangkan Grammy.
Di tahun yang sama, 1967, ia juga meraih nominasi Oscar untuk skor film Cool Hand Luke yang kental dengan nuansa bluegrass.
Kedua karya ini menjadi awal dari deretan prestasi luar biasa Schifrin di industri film dan televisi.
Karya-Karya Legendaris yang Tak Terlupakan
Selama kariernya, Schifrin menggarap lebih dari 100 skor film dan serial TV.
Ia menciptakan tema tak terlupakan untuk serial seperti The Man From U.N.C.L.E., Mannix, dan Starsky & Hutch.
Ia juga menjadi komposer langganan film-film Clint Eastwood, seperti Kelly’s Heroes, The Beguiled, Joe Kidd, dan Magnum Force.
Tak hanya itu, Schifrin meraih enam nominasi Oscar berkat kontribusinya di film The Fox, The Amityville Horror, The Competition, hingga The Sting II.
Ia juga menjadi salah satu dari hanya empat komposer yang pernah dianugerahi Honorary Oscar atas dedikasinya dalam dunia sinema.
Inovasi dan Eksperimen Tanpa Batas
Salah satu daya tarik utama karya Schifrin adalah keberaniannya dalam bereksperimen.
Baca juga: Keyboardis Gatot Kies Meninggal Dunia di Usia 52 Tahun, Personel Ungu: Rest in Peace Brother
Di film THX 1138 karya George Lucas, ia memadukan suara orkestra dengan synthesizer untuk menciptakan atmosfer distopia yang mencekam.
Dalam Enter the Dragon, ia membawa elemen funk dengan gitar wah-wah dan bass menggelegar, menciptakan nuansa yang sempurna untuk aksi Bruce Lee.
Bahkan hingga kini, karya-karyanya terus diinterpretasi ulang oleh musisi dari berbagai genre, mulai dari Hans Zimmer, Danny Elfman, hingga Limp Bizkit.
Ini menunjukkan betapa luas dan kuat pengaruh Schifrin terhadap dunia musik modern.
Kenangan dan Penghormatan dari Rekan Musisi
Komposer Spider-Man: Across the Spider-Verse, Daniel Pemberton, yang pernah mewawancarai Schifrin di awal kariernya, mengenang sosok sang maestro sebagai “seorang gentleman sejati dan jenius dalam memadukan ritme, tekstur, dan melodi.”
Baca juga: Berita Duka, Aktor Donny Kesuma Meninggal Dunia
Dalam unggahannya di BlueSky, Pemberton menceritakan kisah hangat pertemuannya dengan Schifrin yang penuh pesona dan rendah hati.
Warisan Abadi Lalo Schifrin
Saat menerima Honorary Oscar pada tahun 2018, Schifrin mengungkapkan rasa syukurnya:
“Menciptakan musik untuk film telah memberi aku kegembiraan dan kreativitas seumur hidup. Mendapatkan Oscar kehormatan ini seperti mimpi yang menjadi kenyataan. Ini adalah Mission Accomplished.”
Kini, kepergiannya menjadi kehilangan besar bagi dunia musik dan perfilman.
Namun karya-karyanya akan terus hidup dan menginspirasi generasi kreator di masa depan.
Turut berbelasungkawa kepada sang istri Donna, anak-anaknya Will, Ryan, dan Frances, serta cucu-cucunya.
Terima kasih untuk semua musik yang telah kamu wariskan, Lalo.
Mission accomplished, indeed.
Baca juga: Aktris Pippa Scott Pemain 'The Searchers' dan 'Auntie Mame' Meninggal Dunia di Usia 90 Tahun
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Empireonline.com