INDOZONE.ID - Solois asal Bandung Yura Yunita tampil membawakan lagu "Mahadewi" bersama Padi Reborn dengan konsep magis, yakni "melayang" di udara hingga berhasil memukau penonton Pagelaran Sabang Merauke, yang digelar di Indonesia Arena, Senayan, pada Jumat (22/8/2025).
Yura mengungkapkan bahwa atraksinya itu merupakan satu hal yang memang ia sukai, lantaran ketika diberi tantangan untuk terbang memakai sling ia tidak takut, justru merasa nyaman dan menikmatinya.
"Aku suka gliding, biasa paralayang, jadi kalau misalnya ditantang untuk terbang seperti itu adalah hal yang kebetulan aku cintai jadi aku suka sekali melakukan itu jadi rasanya Alhamdulillah nggak deg-degan karena sudah biasa," kata Yura saat jumpa pers di Indonesia Arena, Jakarta, Jumat.
Baca juga: Yura Yunita Bocorkan Soal Atraksi "Melayang" di Pagelaran Sabang Merauke 2025
Dalam penampilannya, Yura memakai balutan busana adat Jawa Tengah berwarna hijau, dengan kain menjuntai pajang ke bawah yang semakin menambah kemewahan bak seorang dewi yang turun dari kayangan.
Tak hanya atraksi terbang dari udara yang dilakukan oleh pelantun lagi "Tutur Batin", tetapi juga di tengah lagu, ia keluar panggung sementara Padi menutup lagu "Mahadewi" yang diaransemen megah dengan orkestra dari Jakarta Concert Orchestra, Yura kembali masuk ke panggung dengan menaiki naga besar yang bergerak seperti hidup.
Selain itu, Yura mengatakan saat ia membawakan lagu "Mahadewi" berkolaborasi dengan Padi Reborn, juga bagian dari tantangan tersendiri baginya karena bisa satu panggung dengan idolanya sejak SD.
"Untuk membawakannya, kolaborasi bersama idola aku dan idola kita semua pasti, lagu Mahadewi itu aku denger dari SD loh, sekarang aku menyanyikannya langsung bersama sang pencipta lagunya dan juga punya lagu bandnya jadi rasanya itu yang paling menantang," ujar Yura sembari tersenyum bahagia.
Selain berkolaborasi dengan Padi, dalam Pagelaran Sabang Merauke The Indonesian Broadway Hikayat Nusantara, Yura Yunita juga tampil menyanyikan lagu-lagu daerah seperti Injit-Injit Semut dan lagu nasional "Syukur".
Yura juga mengungkapkan rasa bangganya bisa kembali menjadi penampil di pagelaran ini dan mengatakan bahwa Indonesia sangat beragam kebudayaannya, sehingga meningkatkan kecintaannya terhadap Indonesia.
Ia berharap acara seperti ini bisa terus dilakukan untuk melestarikan budaya Indonesia kepada generasi muda.
Baca juga: Yura Yunita Beberkan Konsep Pagelaran Sabang Merauke, Angkat Cerita Rakyat Versi Modern
"Rasanya dengan menonton satu kali pertunjukan Pegelaran Sabang Merauke dalam waktu kurang lebih 3 jam kita bisa belajar banyak sekali kekayaan Indonesia dari Sabang sampai Merauke," pungkasnya.
Pagelaran ini akan menampilkan 31 lagu daerah dan puluhan tarian dari berbagai wilayah Indonesia, termasuk "Bungong Jeumpa" dari Aceh, "Manuk Dadali" dari Jawa Barat, "Ayo Mama" dari Maluku, dan "Sajojo" dari Papua, serta banyak lagi lainnya.
Lebih dari sekadar pertunjukan, Pagelaran Sabang Merauke membawa cerita yang penuh warna dan arti, yang akan berlangsung pada 23-24 Agustus 2025 di Indonesia Arena, Jakarta.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan Langsung