INDOZONE.ID - Kabar duka datang dari dunia musik Indonesia. Darmawan Kusumawardhana Hardjakusumah, atau yang lebih akrab dikenal dengan nama Acil Bimbo meninggal dunia pada Senin (1/9) sekitar pukul 22.13 WIB.
Kabar Acil Bimbo meninggal dunia terlihat dari beberapa postingan di Instagram keluarga seperti Instagram@mrssaladin, @zaraadhsty, dan keluarga beliau lainnya.
Acil yang baru saja merayakan ulang tahunnya yang ke-82 pada 20 Agustus lalu, menghembuskan napas terakhirnya di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung. Rencananya, beliau akan dimakamkan di Cimahi pada Selasa (2/9).
Baca juga: Acil Bimbo Meninggal Dunia, Adhisty Zara Ungkap Kenangan Indah Bersama Kakeknya
Perjalanan Hidup Sang Musisi
Acil lahir pada 20 Agustus 1943 dari pasangan Raden Dajat Hadjakusumah dan Uken Kenran. Sejak muda, ia sudah akrab dengan dunia musik bersama saudara-saudaranya.
Tahun 1966, Acil bergabung dengan grup musik Bimbo bareng kakaknya Sam, adiknya Jaka, serta Iin Parlina. Dari situlah, karya-karya Bimbo yang penuh makna lahir dan mewarnai musik Indonesia.
Lagu-lagu mereka, seperti Ada Anak Bertanya pada Bapaknya, Tuhan, Sajadah Panjang, Rindu Rosul, Flamboyan, hingga Umat Manusia Bergembira, masih sering diputar sampai sekarang.
Musik Bimbo dikenal sarat pesan spiritual, sosial, dan kemanusiaan, bikin pendengarnya ikut merenung sekaligus terhibur.
Tak Hanya Musisi, Juga Akademisi
Meski hidupnya banyak diisi dengan musik, Acil juga menaruh perhatian besar pada pendidikan.
Ia lulus dari Fakultas Hukum Universitas Padjadjaran pada tahun 1974, bahkan melanjutkan pendidikan Kenotariatan di kampus yang sama hingga lulus pada 1994.
Bagi Acil, bermusik bukan berarti mengesampingkan pendidikan formal, dan itu jadi teladan berharga bagi banyak orang.
Sosok yang Peduli Lingkungan
Selain dunia seni dan akademik, Acil juga dikenal peduli pada isu sosial dan lingkungan.
Pada Konferensi Asia Afrika (KAA) ke-60 tahun 2015, ia turut menyuarakan isu privatisasi air yang terjadi di negara-negara Asia.
Hal ini menunjukkan bahwa perhatiannya tak hanya terbatas pada musik, tapi juga pada kehidupan banyak orang.
Baca juga: Musisi Senior Acil Bimbo Meninggal Dunia di Usia 82 Tahun
Kehidupan Pribadi
Acil menikah dengan Ernawati, dan pernikahan mereka dikaruniai empat anak serta beberapa cucu.
Dua di antaranya cukup dikenal publik, yakni Adhisty Zara dan Hasyakila Utami. Kehangatan keluarganya selalu jadi bagian penting dalam hidup Acil di balik kesibukannya sebagai musisi dan akademisi.
Tak Hanya Musik, Tapi Juga Film
Di luar musik, Acil sempat menjajal dunia akting. Ia pernah muncul di film Ambisi (1973) dan Tante Sun (1977).
Walau tak sebanyak kiprahnya di musik, hal ini menunjukkan bahwa Acil punya semangat eksplorasi dalam berkarya.
Bersama Bimbo, Acil terlibat dalam lahirnya banyak lagu yang melekat di hati masyarakat.
Selain lagu-lagu hits Bimbo, ia juga menulis beberapa karya sendiri seperti Antara Kabul dan Beirut, Elegi Buat PBB, Surat Buat Tn. Reagen Dengan Tn. Andropov & Bimbo, Citra, hingga Buat Yang Terkasih.
Semua karya itu jadi warisan berharga yang bikin nama Acil Bimbo tetap hidup di hati pecinta musik Indonesia.
Perpisahan dengan Acil Bimbo memang meninggalkan duka, tapi juga mengingatkan kita tentang betapa besarnya kontribusi beliau bagi musik, pendidikan, dan isu kemanusiaan.
Selamat jalan, Acil Bimbo. Karya dan kebaikanmu akan selalu dikenang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Amatan, Instagram