Selasa, 25 NOVEMBER 2025 • 13:34 WIB

Jimmy Cliff Tutup Usia di Umur 81 Tahun, Penggemar Musik Reggae Berduka

Author

Jimmy Cliff (youtube @TheSunAnge)

INDOZONE.ID - Dunia musik reggae sedang berduka. Jimmy Cliff, salah satu legenda terbesar yang pernah lahir dari Jamaika, resmi tutup usia di umur 81 tahun. 

Kabar duka ini dikonfirmasi keluarga melalui media sosial. Pernyataan itu menyebut sang musisi meninggal akibat kejang yang diikuti pneumonia. 

Nama Jimmy Cliff langsung melejit di trending search karena penggemar di seluruh dunia merespons kepergiannya dengan doa dan kenangan.

Cliff, yang bernama asli James Chambers, bukan hanya penyanyi reggae biasa. 

Baca juga: Dari 13 Pendengar Jadi Puluhan Ribu: Fenomena Jangma yang Bikin Netizen Heboh

Jimmy Cliff adalah tokoh penting yang membawa musik Jamaika mulai dari ska, rocksteady, hingga roots reggae yang membawa musik tersebut menuju panggung internasional. 

Perjalanannya dimulai dari masa kecil yang penuh keterbatasan, lalu perlahan menanjak lewat kontes menyanyi dan sederet lagu yang kini menjadi tonggak sejarah musik dunia.

Karier globalnya mulai mencuri perhatian setelah bergabung dengan Island Records di Inggris. 

Album Hard Road to Travel (1967) dan Jimmy Cliff (1969) memuat hits besar seperti “Wonderful World, Beautiful People”, serta lagu legendaris “Vietnam” yang pernah dipuji Bob Dylan sebagai “lagu protes terbaik yang pernah ditulis”. 

Tak heran, keyword pencarian “Jimmy Cliff songs”, “lagu reggae terbaik”, hingga “sejarah musik reggae” ikut meroket setelah kabar duka tersebar.

Baca juga: Di Rock In Solo 2025 Seruan Lantang lawan Ketidakadilan Lingkungan dan Sosial

Tak hanya di musik, Jimmy Cliff juga menjadi ikon layar lebar melalui film The Harder They Come (1972). 

Film ini menjadi kultus global dan sering disebut sebagai salah satu karya paling berpengaruh dalam menyebarkan budaya Jamaika ke seluruh dunia. 

Soundtrack filmnya bahkan disimpan di National Recording Registry oleh Library of Congress.

Prestasinya tak main-main. Dua Grammy Awards, induksi ke Rock & Roll Hall of Fame, hingga penghargaan tertinggi Jamaika, Order of Merit, menjadi bukti seberapa besar jejak yang ia tinggalkan.

Bagi para penggemar, Jimmy Cliff adalah simbol harapan, perjuangan, dan suara rakyat. 

Keluarga menyampaikan pesan menyentuh: dukungan fans adalah kekuatan Jimmy Cliff sepanjang hidupnya.

Kini, dunia kehilangan salah satu pionir terbesar dalam sejarah musik. 

Baca juga: Lewat “Tabola Bale”, Sang Pembuat Sabet Gelar Pencipta Lagu Pop Terbaik AMI

Namun warisan Jimmy Cliff dari lagu-lagunya akan terus hidup, pengaruhnya ke generasi musisi baru, dan budaya reggae yang ia dorong ke dunia akan selalu dikenang dunia.

Musik reggae mungkin berduka, tapi semangat Jimmy Cliff tetap abadi.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Pitchfork.com

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU