Lagu "Kacamata" Jadi Simbol Perjalanan Baru Afgan di Album Retrospektif: Ini Lirik dan Maknanya!
INDOZONE.ID - Penyanyi Afgan kembali merilis single berbahasa Indonesia terbaru yang berjudul "Kacamata." Diketahui lagu yang dirilis pada 10 Oktober 2025 itu menjadi pembuka album ketujuhnya bertajuk "Retrospektif", yang dominan isinya dalam bahasa Indonesia.
Menurut Afgan, single "Kacamata" sangat melekat pada citra dirinya sebagai penyanyi musik pop. Lantas, seperti apa sih, lirik dan makna lagu tersebut? Simak informasi selengkapnya berikut ini!
Baca juga: Lirik dan Makna "Bahagia Lagi" Piche Kota, Lagu tentang Penyesalan dan Harapan untuk Kembali
Lirik Lagu Kacamata - Afgan
Kau yang tiba datang tanpa ku minta
Tiba-tiba hilang saat ku cinta
Terlalu lama demam ku pikirkannya
Di mana letak salahnya?
Kau pikir kenapa ku masih sendiri?
Kulepas kacamata apa kau lebih suka?
Ku yang tak mau kalah
Tapi untukmu ku mengalah
Kutelan sajalah itu kan yang kau mau?
Memang aku yang salah suka cari masalah
Salahku setengahnya berharap pada manusia
Kecewa akhirnya kita tak jodoh
tetapi kita bertemu
Ku mengerti
Lebih dari dia yang kau anggap berarti
Tak kau lihat ku di sini
Bila ku sudah jatuh cinta
Mana peduli akibatnya
Jangankan waktu dan tenaga
Ku beri semua-muanya
Ya, kau alasan ku pilih sendiri.
Kulepas kacamata apa kau lebih suka?
Ku yang tak mau kalah
Tapi untukmu ku mengalah
Kutelan sajalah itu kan yang kau mau?
Memang aku yang salah suka cari masalah
Salahku setengahnya berharap pada manusia
Kecewa akhirnya kita tak jodoh
tetapi kita bertemu
Ku mengerti
Lebih dari dia yang kau anggap berarti
Tak kau lihat ku di sini
Bila ku sudah jatuh cinta
Mana peduli akibatnya
Jangankan waktu dan tenaga
Ku beri semua-muanya
Ya, kau alasan ku pilih sendiri.
Makna Lagu "Kacamata" - Afgan
Kisah di balik lagu "Kacamata" menyoroti seseorang yang rela mengubah prinsip dan pribadinya demi mendapatkan cinta, meski akhirnya berakhir sia-sia karena target yang salah.
Lagu ini tidak hanya menyuarakan kekecewaan, tetapi juga menggarisbawahi krisis identitas yang terjadi ketika seseorang mengorbankan jati dirinya demi memenuhi harapan orang lain. Ini adalah sebuah elegi tentang cinta yang keliru.
Secara garis besar, lagu ini mengangkat soal pengkhianatan diri, perubahan, dan perjuangan mencari cinta yang kadang bikin kita lupa siapa diri kita sebenarnya.
Afgan Kembali Ekplorasi Genre Musik Pop Lewat Lagu "Kacamata"
Melalui "Kacamata", Afgan menghidupkan kembali nuansa musik pop yang telah menjadi jati dirinya, namun kini dengan balutan aransemen modern dan sentuhan RnB yang kental.
Penyanyi yang lahir pada 27 Mei 1989 ini menjelaskan bahwa lagu tersebut bukan sekadar karya biasa, melainkan sebuah simbolisme penting dalam perjalanan panjang kariernya di industri musik.
Dalam meramu lagu "Kacamata", Afgan berkolaborasi dengan jajaran musisi berbakat guna memperkuat dimensi kreatifnya. Proses ini melibatkan Iqbal Siregar yang mencetuskan ide awal melalui melodi catchy pada bagian reff.
Baca juga: Lirik dan Makna Lagu "bad enough", Curahan Hati Madison Beer soal Hubungan Rumit
Selain itu, Petra Sihombing mengambil peran ganda sebagai produser sekaligus komposer, sementara Kamga turut menyumbangkan keahliannya sebagai komposer serta vocal director yang mengarahkan kualitas vokal Afgan.
Sebagai informasi, melodi bagian reff ini dikembangkan bersama-sama dan selesai dalam waktu dua jam, lho.
Buat pecinta lagu pop, kamu wajib dengerin lagu populer dari Afgan ini!
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Genius