Lirik 'Karmila' Farid Hardja: Mengapa Disebut Lagu Pedofil Nasional dan Mengandung Unsur Child Grooming?
INDOZONE.ID - Belakangan ini beredar narasi bila lagu 'Karmila' yang dinyanyikan mendiang Farid Hardja disebut sebagai lagu pedofil nasional. Bahkan ada bagian yang disebut mengandung unsur child grooming.
Narasi tersebut muncul di beberapa media sosial, khususnya platform Tiktok. Banyak yang menyebutkan bila lagu tersebut mengandung unsur pedofil.
Lagu ini sendiri sebenarnya sudha ditulis di era Orde Baru, khususnya di tahun 1977 dan dirilis di Jackson Records. Lagu ini kembali diperbincangkan karena liriknya tersebut.
Berikut ini adalah liriknya dan makna penjelasannya.
Lirik 'Karmila' Farid Hardja
Ku kenal dikau, lalu jatuh cinta bagai pertama
Dan kucumbu dikau penuh kasih mesra bagai cerita
Kau berulang tahun, kutuang minuman ke dalam gelas
Pada saat itu, ku tahu usiamu baru 11
Baca juga: Kisah Issac Kappy, Aktor yang Bunuh Diri usai Bersumpah Ada Jaringan Pedofil di Hollywood
Oh-wo, Karmila
Oh-wo, Karmila
Oh-wo, Karmila
Oh-wo, Karmila
Tak kuduga, kaubalas cintaku
Penuh kasih bagai 'rang dewasa
Usia muda tak nampak padamu
Dikau yang terakhir
Dikau yang terakhir
Dikau yang terakhir
Oh-wo, Karmila
Oh-wo, Karmila
Oh-wo, Karmila
Ku kenal dikau, lalu jatuh cinta bagai pertama
Dan kucumbu dikau penuh kasih mesra bagai cerita (cerita, cerita)
Kau berulang tahun, kutuang minuman ke dalam gelas
Pada saat itu, ku tahu usiamu baru 11
Oh-wo, Karmila
Oh-wo, Karmila
Oh-wo, Karmila
Oh-wo, Karmila
Tak kuduga, kaubalas cintaku
Penuh kasih bagai 'rang dewasa
Usia muda tak nampak padamu
Ho-ho, yang terakhir
Ho-ho-ho-ho, yang terakhir
Ho-ho-ho-ho, yang terakhir
Oh-wo, Karmila
Baca juga: Lagu "Kacamata" Jadi Simbol Perjalanan Baru Afgan di Album Retrospektif: Ini Lirik dan Maknanya!
Makna lagu Karmila
Sebenarnya tanpa perlu menjelaskannya, lirik lagunya memang sudah menjelaskan mengapa lagu ini dianggap mengandung unsur pedofil dan child grooming.
Bisa dilihat dari verse pertama. Terlihat lagu ini bagai lagu cinta antara seorang pria dan wanita, khususnya di baris pertama dan kedua.
"Ku kenal dikau, lalu jatuh cinta bagai pertama
Dan kucumbu dikau penuh kasih mesra bagai cerita"
Namun ketika memasuki bait ketiga dan keempat, khususnya keempat, semua lirik di bait pertama dan kedua jadi berbeda penafsirannya.
"Kau berulang tahun, kutuang minuman ke dalam gelas
Pada saat itu, ku tahu usiamu baru 11"
Di sini secara jelas menyatakan bila lagu itu disebut sebagai lagu seorang pria yang menyukai perempuan berusia 11 tahun, yang otomatis menjelaskan usia yang masih anak-anak, dan masih di bawah usia legal.
Hal inimenunjukkan apa yang ditunjukan dalam semua lirik adalah bentuk rayuan maut kepada anak berusia 11 tahun yang artinya bisa dikategorkan juga child grooming.
Nah, itulah penjelasan tentang lirik Karmila dan maknanya yang dikaitkan dengan pedofl dan child grooming.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: