Harry Styles Buka Suara untuk Pertama Kalinya soal Meninggalnya Liam Payne: Saya Sempat Alami Kesulitan!
INDOZONE.ID - Mantan anggota One Direction, Harry Styles baru-baru ini buka suara untuk pertama kalinya soal kepergian sahabatnya Liam Payne untuk selama-lamanya.
Diketahui, Liam Payne telah meninggal dunia pada Oktober 2024 lalu di usianya yang masih 31 tahun usai terjatuh dari balkon hotel di Argentina.
Meninggalnya Liam Payne saat itu cukup mengejutkan dunia musik, khususnya para penggemar One Direction di seluruh dunia khususnya di Indonesia.
Sebab, kematian pelantun lagu Strip That Down itu terbilang cukup mendadak. Padahal, sehari sebelum kematiannya, ia masih menyaksikan konser rekannya di One Direction Niall Horan.
Baca juga: Jennie BLACKPINK Cetak Rekor Baru, 'like JENNIE' Raih Platinum di AS
Namun, baru-baru ini Harry Styles buka suara soal kematian sahabatnya itu dalam wawancaranya bersama Zane Lowe di Apple Music. Dalam wawancaranya itu, musisi berusia 32 tahun itu mengaku masih cukup sulit untuk membicarakan hal tersebut.
"Aku rasa setelah dia (Liam Payne) meninggal dunia, ada masa di mana aku sangat kesulitan untuk menerima betapa anehnya rasanya ketika orang lain seolah-olah ikut ‘memiliki’ bagian dari duka yang kita rasakan," ujar Harry Styles dalam wawancaranya bersama Zane Lowe di acara Apple Music sebagaimana yang dikutip dari akun Instagram @herbyuss pada Rabu (25/3/2026).
Lebih lanjut, Harry Styles juga mengatakan memang sangat sulit untuk kehilangan teman yang sefrekuensi dalam banyak hal. Namun, menurut pelantun lagu Sign of The Times itu cara untuk menghormati teman yang sudah pergi untuk selama-lamanya adalah dengan menjalani hidup sepenuhnya.
"Sulit sekali kehilangan teman yang begitu mirip denganmu dalam banyak hal. Rasanya seperti melihat seseorang dengan hati yang sangat baik, yang sebenarnya cuma ingin menjadi hebat. Menurutku, cara menghormati teman yang sudah pergi adalah menjalani hidup kita dengan sepenuhnya," lanjutnya.
Baca juga: 7 Fakta Menarik Coldplay, Band Legendaris Asal Inggris yang Ubah Lantai Dansa Jadi Sumber Energi!
Tak cuma itu saja, Harry Styles juga mengaku merasakan duka yang sangat mendalam atas kepergian Liam Payne. Namun, di sisi lain ia juga menyadari bahwa ada harapan dari orang lain agar ia mengungkapkan perasaan tersebut dengan cara tertentu.
"Aku merasakan duka yang sangat dalam atas kepergian temanku. Tapi, di sisi lain, ada semacam harapan dari orang lain agar aku mengungkapkan perasaan itu dengan cara tertentu, seakan-akan jika aku tidak mengungkapkannya, berarti aku tidak benar-benar merasakannya," tutur Harry Styles menutup wawancara.
Kamu harus tahu, Harry Styles dan Liam Payne mengawali karier musiknya bersama rekan-rekannya yang lain yaitu Niall Horan, Zayn Malik dan Louis Tomlinson yang mana mereka membentuk grup musik One Direction di ajang pencarian bakar XFactor pada tahun 2010 lalu.
Kini, Harry Styles telah meluncurkan album barunya yang bertajuk "Kiss All Time. Disco, Occasionally", yang mana albumnya itu baru saja rilis di tahun 2026 ini.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Instagram @herbyuss