INDOZONE.ID - Setelah beberapa bulan dalam masa hiatus, VCHA, grup K-Pop yang baru saja debut pada Januari 2024, kini dihadapkan dengan kabar mengejutkan.
Salah satu anggotanya, KG atau Kiera Grace Madder, meninggalkan grup dan mengambil langkah hukum terhadap JYP Entertainment. Dia mengungkapkan dugaan kekerasan dan perlakuan buruk yang dialaminya.
Pada 7 Desember 2024, melalui stories Instagram, KG mengungkapkan dirinya mengajukan gugatan terhadap JYP Entertainment, karena mengalami perlakuan tidak manusiawi dari staf perusahaan tersebut.
Baca Juga: JYP Entertainment Dikecam Keras karena Performa Chart Lagu ITZY yang Terus Menurun
Ia bahkan menyebutkan, bahwa perlakuan tersebut begitu buruk hingga menyebabkan salah satu anggota grup mencoba mengakhiri hidupnya. Sementara itu, anggota lainnya melukai dirinya sendiri.
Dalam unggahannya, KG menyampaikan rasa terima kasih kepada para penggemar yang telah memberikan dukungan kepadanya, serta menyatakan keinginannya agar sistem K-Pop berubah demi melindungi kesejahteraan para idol dan trainee.
Berikut adalah pernyataan lengkap dari KG:
Baca Juga: JYP Entertainment Luncurkan Aplikasi 'FANS' Khusus Penggemar Interaksi dengan Artisnya
"Baru-baru ini, saya mengajukan gugatan karena saya memutuskan untuk mengakhiri kontrak dengan JYP Entertainment dan keluar dari VCHA setelah mengalami serangkaian penyalahgunaan dan perlakuan buruk dari beberapa staf.
Saya merasa lingkungan ini sangat merugikan kesehatan mental saya, dan saya mohon maaf jika keputusan saya ini membuat beberapa dari kalian kecewa.
Saya tidak mendukung kondisi kerja dan kehidupan yang menyebabkan salah satu anggota mencoba bunuh diri. Saya juga tidak bisa menerima lingkungan yang memicu gangguan makan dan menyebabkan anggota lainnya melakukan tindakan menyakiti diri sendiri.
Keputusan ini saya buat pada bulan Mei 2024, dan saya masih menunggu proses pembebasan dari kontrak saya. Saya sangat khawatir dengan kondisi teman-teman saya yang masih berada di VCHA, yang saya sayangi.
Saya juga sadar bahwa jika saya tetap di JYP Entertainment, saya tidak akan bisa menjadi artis yang saya impikan, karena saya sangat menikmati menulis lagu dan produksi musik.
Saya telah menanggung banyak hutang dari perusahaan, sementara bayaran yang saya terima sangat minim dibandingkan dengan pekerjaan keras dan pembatasan ekstrim dalam kehidupan pribadi kami. Walaupun banyak insiden negatif, ada juga banyak momen indah yang saya hargai.
Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada J.Y. Park, eksekutif perusahaan, dan staf atas kepercayaan dan pelatihan yang luar biasa. Saya tidak menyalahkan siapa pun atas perlakuan yang saya alami, namun saya merasa masalah ini sudah sangat tertanam dalam industri K-Pop.
Saya berterima kasih atas persahabatan yang saya bangun dan kesempatan untuk tampil di hadapan penonton global. Terima kasih kepada V-lights (nama fans VCHA) atas cinta dan dukungan kalian, dan saya berharap kalian tetap mendukung VCHA meskipun saya tidak lagi berada di sana.
Saya sangat mencintai budaya Korea dan musik K-Pop. Di masa depan, saya akan terus berkarya di genre ini, namun tidak dalam kondisi seperti ini.
Saya berharap keputusan saya ini bisa mendorong perubahan dalam sistem K-Pop demi melindungi para idol dan trainee yang masih terikat dengan perusahaan-perusahaan ini."
VCHA dibentuk melalui acara survival A2K (America2Korea) yang dipandu oleh J.Y. Park, dengan tujuan menciptakan grup wanita yang dilatih di bawah sistem K-Pop.
Setelah debut pada Januari 2024, grup ini hiatus. Akan tetapi, mereka dijadwalkan untuk kembali pada tahun depan. Lantas, bagaimana kelanjutan dari grup ini setelah keluarnya KG?
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Koreaboo.com