Otoha akan Tampil Dalam Festival MMAJ 2026 (Indozone/Salsabila Az Zahra)
INDOZONE.ID - Festival Merah! Merah! Anime Japan!! (MMAJ) 2026 resmi hadir sebagai perayaan besar budaya populer Jepang di Tanah Air.
Acara ini bukan sekadar panggung hiburan, melainkan wujud nyata dari pengakuan para pelaku industri kreatif Jepang terhadap potensi pasar Indonesia yang luar biasa besar.
Baca juga: Tantangan Industri Buku dan Literasi di Indonesia: Pajak, Pembajakan, Plagiarisme, hingga AI
Setelah sukses diselenggarakan di India selama dua tahun terakhir, penyelenggara kini membawa optimisme tinggi ke Jakarta.
Keputusan untuk menggelar MMAJ di Indonesia didasari oleh kemiripan karakteristik dengan pasar India, yakni jumlah populasi yang masif dan kehadiran generasi muda yang sangat enerjik serta berpengaruh.
Di tengah situasi global yang sedang tidak stabil, festival ini mengusung misi mulia untuk memberikan dukungan moral kepada masyarakat melalui pesan perdamaian dunia.
Pilar utama dari MMAJ 2026 adalah komitmennya untuk menyajikan konten atau Intellectual Property (IP) yang sepenuhnya asli dari Jepang.
Baca juga: 5 Film Romantis Jepang dengan Sad Ending, Bikin Nangis!
Kemeriahan MMAJ juga menjadi momen emosional bagi musisi digital, Otoha, yang baru pertama kali tampil di Indonesia.
“Saya sendiri ragu melihat banyaknya dukungan dan antusias dari warganet Indonesia yang ada di media sosial. Kayak, ini beneran gak sih, dukungan dari Indonesia. Jadi hari ini saya bisa memastikan, apakah benar ada fans saya di Indonesia, dan saya sangat menantikan,” jelasnya.
Melalui festival MMAJ, Otoha akan membuktikan langsung antusiasme penggemar tanah air dengan membawakan lima lagu yang diperkaya dengan aksi solo gitar.
Dalam kesempatan tersebut, Otoha juga berbagi cerita mengenai album terbarunya, Last Planet, dan rangkaian tur Our Planet.
Baca juga: Ariana Grande Resmi Rilis "Hate That I Made You Love Me" dari Album Baru
Album perdana ini merangkum perjalanan hidupnya, di mana salah satu lagunya bahkan diproduseri oleh musisi rok yang menjadi idola masa kecilnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan