Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Sabtu, 06 SEPTEMBER 2025 • 16:44 WIB

Asmara Abigail Tertipu 'Hantu Phishing' Jasa Pengiriman, Sempat Emosional hingga Turut Kampanye 3C

Asmara Abigail Tertipu Hantu Phishing Jasa Pengiriman, Sempat Emosional hingga Turut Kampanye 3CAsmara Abigail cerita pernah tertipu phising. (Youtube/RJL % Fajar Aditya)

INDOZONE.ID - Aktris Asmara Abigail yang dikenal lewat perannya dalam film Sihir Pelakor, ternyata sempat mengalami kejadian yang sangat mengejutkan dan membuatnya trauma. 

Dalam sebuah wawancara di kanal RJL 5, Asmara membagikan kisahnya menjadi korban penipuan online atau phishing, yang mengakibatkan kerugian finansial hingga Rp70 juta hanya dalam waktu kurang dari 15 menit.

Kejadian bermula ketika Asmara sedang dalam kondisi fisik dan mental yang tidak prima. Ia baru saja menyelesaikan satu proyek film dan sedang menjalani proses promosi Sihir Pelakor, serta bersiap syuting film baru di Takengon, Aceh. 

Karena keterbatasan bagasi di penerbangan menuju lokasi syuting, ia memutuskan mengirim barang-barang perlengkapannya melalui jasa ekspedisi JNT.

Proses pengiriman berjalan seperti biasa—barang dikemas rapi oleh ibunya dan dibantu oleh Pak Wardi, asisten kepercayaannya. Paket dikirim ke outlet J&T terdekat dan dipastikan aman dengan pelindung tambahan seperti bubble wrap dan plastik.

Baca juga: Perdana Jadi Produser, Brotoseno Gandeng Asmara Abigail dan Tata Janeeta Main Film Muslihat

"Aku tuh baru pertama kali ketipu. Biasanya kalau ada yang ngirim link, entah itu di SMS, WhatsApp, atau ada nomor nggak dikenal telpon, atau kita kadang-kadang suka dapet email nggak jelas gitu, (15:32) biasanya nggak pernah aku klik. Tapi ini bener-bener,  fisik aku mungkin lagi capek banget,  baru selesai satu film, dan ongoing satu film lagi,  dan lagi mau promo sihir pelakor. Jadi, secara fisik dan mental tuh nggak sharp. Jadilah aku ketipu," tutur Asmara Abigal di podcast tersebut.

Perangkap Dimulai: Link Mencurigakan Masuk

Asmara Abigail Tertipu Hantu Phishing Jasa Pengiriman, Sempat Emosional hingga Turut Kampanye 3CIlustrasi link penipuan jasa pengiriman. (Youtube)

Beberapa hari kemudian, ketika Asmara sudah berada di Aceh dan menanti kedatangan paket, ia menerima sebuah pesan melalui iMessage. Dalam kondisi tidak fokus, ia tidak terlalu mencurigai kejanggalan bahwa pesan tersebut tidak berasal dari nomor Indonesia dan datang dari aplikasi iMessage, bukan saluran resmi J&T. 

Pesan itu menyatakan bahwa paketnya bermasalah karena alamat tidak terbaca, dan ia diminta untuk memperbarui informasi pengiriman melalui sebuah tautan.

"Dia bilang katanya paket bermasalah, alamatnya rusak, tulisan alamatnya rusak, tidak terbaca jelas, tentu dengan penulisan yang sangat profesional. Aku dipandu untuk ngeklik link itu, untuk memperbaharui alamat, supaya paketnya bisa sampai. Udah lah aku klik linknya," kata Asmara Abigail.

Baca juga: Hati-Hati Upaya Phising Mengatasnamakan BSSN Begini Cara Kerja Penipu

Asmara pun mengikuti instruksi yang diberikan. Ia mengisi data alamat penerima—yang kebetulan bukan alamat pribadinya—dan kemudian diarahkan ke halaman pembayaran biaya tambahan sebesar Rp9.000. Nominal kecil ini tidak menimbulkan kecurigaan, terlebih karena ia hanya ingin memastikan barang sampai tepat waktu.

Terjebak Lima Kali Transaksi "Gagal"

Namun jebakan phishing sudah berjalan. Asmara diminta mengisi data kartu kreditnya untuk membayar biaya tambahan. Transaksi yang dilakukan terus-menerus ditampilkan sebagai "gagal", padahal pada kenyataannya transaksi berhasil, dan kartu kreditnya didebet lima kali dalam mata uang Riyal Saudi (SAR). Total kerugian yang dideritanya mencapai sekitar Rp70 juta.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Youtube

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Asmara Abigail Tertipu 'Hantu Phishing' Jasa Pengiriman, Sempat Emosional hingga Turut Kampanye 3C

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!