INDOZONE.ID - Tiket konser Harry Styles dijual ulang oleh Ticketmaster usai ditemukan banyak calo yang mencoba mengambil keuntungan dari tingginya minat penggemar. Langkah ini dilakukan untuk memastikan tiket kembali ke tangan penggemar asli dengan harga normal.
Kasus ini kembali menyoroti masalah klasik dalam industri konser, yakni praktik percaloan yang membuat harga tiket melonjak jauh dari seharusnya.
An update on ticket releases for Harry Styles Together, Together in NYC! We caught scalpers with tickets, took action and we are working with Harry and his team to get them back to fans at the original price. 🎫
— Ticketmaster (@Ticketmaster) April 22, 2026
Scroll for more info. pic.twitter.com/OmAhmNFDrn
Berdasarkan laporan dari laman X/@Ticketmaster, Kamis (23/04/2026) Presiden Ticketmaster, Saumil Mehta, mengungkap bahwa pihaknya berhasil mengidentifikasi calo yang menggunakan banyak akun dan identitas palsu.
Baca juga: Azizah Salsha Ketemu Harry Styles di Paris, Ditolak Foto tapi Tetap Bahagia
Modus yang digunakan cukup sistematis, yaitu:
Mengutip pernyataan resminya, Ticketmaster kemudian membatalkan seluruh transaksi tiket tersebut sebelum sempat didistribusikan ke pembeli.
Ticketmaster menjelaskan calo biasanya menargetkan tiket dengan harga paling rendah atau yang paling diminati. Tujuannya jelas, yaitu:
Konser residensi di New York ini pun menjadi target utama karena popularitas Harry Styles yang sangat besar.
Kasus ini menjadi bagian dari upaya lebih luas Ticketmaster dalam memberantas praktik percaloan. Saumil Mehta menegaskan bahwa pihaknya:
Meski begitu, ia juga mengakui bahwa praktik kecurangan terus berkembang, sehingga sistem pengawasan harus terus diperbarui.
Sebagai solusi, Ticketmaster memastikan tiket yang dibatalkan akan dikembalikan ke sistem penjualan dan dijual ulang dengan harga normal.
Baca juga: Usai Bubar dari One Direction, Perjalanan Solo Harry Styles Ternyata Tak Semudah yang Dibayangkan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: X/@Ticketmaster