INDOZONE.ID - Jakarta dan sebagian besar wilayah Indonesia tengah memasuki periode paling terik di tahun ini.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi puncak musim kemarau tahun ini berlangsung sepanjang Juli hingga September 2026, dengan anomali suhu tertinggi justru terjadi di bulan Juli.
Wilayah Jakarta Utara telah memasuki musim kemarau sejak Mei, disusul Jakarta Selatan sejak Juni. Kombinasi udara yang lebih kering dengan tutupan awan yang menipis membuat siang hari di ibu kota terasa lebih terik dari biasanya.
Namun, bukan sekadar panasnya yang menjadi persoalan. Menurut BMKG, berkurangnya curah hujan pada periode ini juga menghilangkan mekanisme alami atmosfer untuk membersihkan partikel-partikel polusi dari kendaraan bermotor dan aktivitas industri.
Baca juga: Profil dan Perjalanan Karier Temon, dari Komedian Senior hingga Merambah Dunia Musik
Akibatnya, kualitas udara di kota-kota besar berpotensi memburuk, terutama pada hari-hari dengan sirkulasi angin yang lemah.
Ketika udara di luar rumah semakin sulit dikendalikan, udara di dalam rumah justru menjadi ruang yang masih bisa dijaga.
Riset IDAI juga mengungkap 13,3% remaja DKI mengalami penurunan fungsi paru akibat polusi udara. Fakta ini menjadi pengingat bahwa menjaga kualitas udara di rumah adalah salah satu bentuk kepedulian paling sederhana untuk keluarga dan orang terdekat.
Untuk membawa cerita itu, Winix menggandeng Natasha Surya, selebgram cantik pemilik akun @natashadap. Natasha selama ini dikenal lewat pendekatan hidupnya yang hangat dan selalu menunjukkan momen kedekatan keluarga.
Baca juga: Komedian Temon Meninggal Dunia di Usia 59 Tahun
Dalam narasi yang dibangun, kepedulian paling bermakna bukanlah yang paling sering disuarakan, namun dilihat dari konsistensi. Nilai ini juga tecermin dari keseharian Natasha di media sosialnya.
Dalam sebuah kesempatan, Natasha bercerita tentang rutinitas, rumah, dan bagaimana menjaga kualitas udara yang dihirup keluarga setiap hari, dengan mengandalkan air purifier.
Semua ini juga bisa menjadi bentuk kasih sayang yang nyata meski tak terlihat.
Menurut dia, betapa pentingnya menjaga kualitas udara di rumah, karena menjadi penentu kesehatan anggota keluarga. Hal itu ia terapkan demi kedua buah hati dan suami tercinta.
Baca juga: Kenang Momen Syuting Bareng Almarhum Gary Iskak, EraLolita: Dia Senior yang Selalu Bikin Tersenyum
“Care is not always spoken. Kadang, kepedulian hadir lewat hal-hal kecil yang kita jaga setiap hari. Karena cinta bisa sesederhana memastikan mereka bernapas lebih nyaman di rumah,” ungkap Natasha saat ditemui di Jakarta, baru-baru ini.
Dalam kesempatan yang sama, Marketing Communication Winix Indonesia Panji Sutanto menyatakan, setiap hari ada banyak orang berupaya menjaga kualitas udara bagi orang-orang terkasih, tanpa pernah meminta pengakuan.
Menurutnya, tindakan sederhana ini merupakan bentuk kepedulian yang bermakna, bahkan lebih kuat daripada seribu kata.
“Care Without Words bukan sekadar sebuah kampanye. Kami percaya bahwa perhatian kepada keluarga sering kali diwujudkan melalui tindakan-tindakan kecil yang dilakukan secara konsisten. Menjaga kualitas udara di rumah adalah salah satunya,” ucap Panji.
Baca juga: Tak Hanya Bahasa, Jang Hansol Kini Fasih Bikin Merinding di Film '402 Rumah Sakit Angker Korea'
Salah satunya seperti yang dilakukan oleh Natasha Surya ini. Panji menilai, sosok Natasha sangat relevan dengan gaya hidup keluarga modern yang peduli dengan kesehatan.
“Merawat udara di rumah adalah pekerjaan yang tidak selesai dalam satu kali, terlebih di tengah musim dengan beban polusi yang lebih tinggi,” imbuhnya.
Di samping itu, ia selalu mengingatkan masyarakat agar tetap menjaga udara bersih di cuaca sekarang. Hal ini sangat penting diberikan untuk menjaga kesehatan dan kenyamanan keluarga.
“Kami ingin mengajak masyarakat melihat bahwa udara bersih dapat menjadi bentuk kasih sayang yang dirasakan setiap hari,” tutupnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: