Penjelasan ending Confidence Queen, drakor action komedi terbaru 2025 (My Drama List)
INDOZONE.ID - Confidence Queen berhasil mencuri perhatian penonton dengan perpaduan genre aksi, komedi, dan intrik penuh tipu daya.
Drakor terbaru 2025 ini emang penuh kejutan, bikin penonton terus penasaran sampai episode terakhir. Namun, begitu ending-nya tayang, banyak yang justru dibuat bingung.
Apakah semuanya cuma rencana besar, atau malah ada twist tersembunyi yang belum terungkap? Daripada bingung, yuk bahas bareng penjelasan ending Confidence Queen berikut ini!
Poster terbaru drakor aksi balas dendam terbaru Confidence Queen (Soompi)
Drama action komedi ini tentang Yi Rang, seorang wanita yang hidupnya hancur karena trauma masa kecil setelah jadi korban penculikan.
Namun, bukannya menyerah, ia tumbuh jadi sosok kuat dan berani. Bersama dua orang kepercayaannya, James dan Gu Ho, Yi Rang membentuk tim penipu. Tujuannya? Membongkar kejahatan orang-orang berkuasa yang hidup dari uang kotor.
Menariknya, setiap aksi penipuan mereka nggak cuma soal uang. Semuanya bagian dari rencana besar untuk mengungkap kebenaran dan menuntut keadilan.
Baca juga: Detail Lengkap 'Confidence Queen', Drakor Terbaru September 2025 yang Penuh Trik Cerdas
Penjelasan ending Confidence Queen, masa lalu Yi Rang terungkap (My Drama List)
Ternyata, alasan terbesar Yi Rang ingin balas dendam datang dari trauma masa kecilnya. Penculikan yang ia alami dilakukan oleh sindikat perdagangan manusia. Sindikat ini dijalankan oleh orang-orang kaya, salah satu otaknya adalah Kang Yo Seop.
Sejak tahu hal itu, Yi Rang bertekad menegakkan keadilan dengan caranya sendiri. Lewat potongan kenangan masa lalu, ia mulai merangkai kepingan-kepingan bukti pelaku kejahatan tersebut.
Dari situ, misinya bukan lagi sekadar balas dendam, tapi mengungkap kebenaran yang selama ini dikubur dalam-dalam.
Baca juga: 5 Drakor Action Komedi Mirip 'Confidence Queen', Penuh Aksi Kocak buat Tangkap Penjahat!
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Kwavesandbeyond