Para pemeran Film "Malam 3 Yasinan". (Fernando Muelzega/Z Creators)
INDOZONE.ID - Satu lagi film horor Indonesia bakal tayang awal tahun 2026 berjudul “Malam 3 Yasinan”, produksi Helroad Films dan Alkimia Production.
Film yang dibintangi oleh Wulan Guritno, Shaloom Razade, Hamish Daud, dan Piet Pagau ini dijamin bukan hanya menyuguhkan horor, tetapi juga menghadirkan pesan yang mendalam.
Hal tersebut diungkapkan oleh sang produser, Helfi Kardit. Ia menegaskan bahwa film “Malam 3 Yasinan” bukan sekadar film horor yang menjual rasa takut, melainkan sebuah karya yang menggali sisi gelap dan terang karakter manusia.
“Di film ini, kita benar-benar menggali karakter manusia. Karena manusia ada dua, ada yang baik dan ada yang buruk. Dan satu catatan lagi, hal yang baik menurut kita belum tentu baik untuk orang lain,” ungkap Helfi saat jumpa pers di kawasan Epicentrum, Jakarta, Minggu (21/12).
Baca juga: Siap Merinding? Ini 10 Film Horor Indonesia Desember 2025, Tayang di Bioskop dan Netflix!
Meski dibintangi banyak pemain ternama, justru karakter Opa yang diperankan aktor senior Piet Pagau menjadi sebuah tantangan tersendiri bagi Helfi.
“Tantangan dalam penggarapan film Malam 3 Yasinan adalah menemukan karakter tokoh Opa yang diperankan aktor Piet Pagau. Opa di film ini merupakan representasi orang tua yang merasa memiliki pengalaman lebih banyak sehingga berhak menentukan jalan hidup anggota keluarga lainnya. Jadi, terkadang sesuatu yang dianggap baik oleh orang tua belum tentu baik bagi sang anak, apalagi jika hal tersebut dipaksakan,” lanjutnya.
Malam 3 Yasinan mengisahkan keluarga besar Djojodiredjo yang hidup di sebuah rumah megah. Sosok Opa Hendra (Piet Pagau) menjadi pemimpin keluarga yang memegang kendali penuh atas anak, menantu, dan cucunya demi menjaga nama baik keluarga dengan prinsip “mikul dhuwur, mendhem jero”. Namun, kontrol berlebihan dan rahasia yang disembunyikan justru berujung pada tragedi.
Baca juga: Tahapan Download Film Horor Indonesia Terbaru yang Legal: Ada 'Tenung' hingga 'Rego Nyowo'
Konflik memuncak setelah kematian salah satu cucu Opa Hendra, Sara (Shaloom Razade). Peristiwa tersebut perlahan membuka tabir wajah asli keluarga Djojodiredjo. Terungkap pula keberadaan saudara kembar Sara, Samira Guga, yang juga diperankan oleh Shaloom Razade. Citra keluarga yang selama ini tampak harmonis mulai runtuh, menyingkap sisi gelap yang selama ini tersembunyi.
Film ini rencanya akan tayang 8 Januari 2026.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan Langsung