Ali Fikry. (INDOZONE/Nadya Mayangsari)
INDOZONE.ID - Aktor muda berbakat Ali Fikry mengaku memiliki ikatan batin yang kuat dengan tokoh Cimot yang ia perankan dalam film Esok Tanpa Ibu.
Ia menilai bahwa karakter tersebut merupakan cerminan dari kegelisahan yang kerap dirasakan oleh generasi muda saat ini.
Ali menyebut karakter Cimot memiliki banyak kesamaan dengan dirinya di kehidupan nyata. Keikutsertaan remaja dengan teknologi, termasuk AI, menjadi latar yang terasa relevan dengan generasinya.
"Karakter Cimot menurut aku sangat dekat sama diri aku sendiri. Anak-anak zaman sekarang kan memang sangat terlibat dengan AI," kata Ali Fikry saat jumpa pers di Epicentrum XXI, Jakarta, pada Senin, (19/1/2026).
Baca juga: Film 'Esok Tanpa Ibu', Saat Duka Keluarga Bertemu Teknologi AI
Ali mengungkapkan bahwa film ini merupakan representasi jujur dari perasaan banyak remaja yang merasa terisolasi dan buntu dalam berkomunikasi.
Ia mengukur ketidakpastian dalam menyalurkan emosi anak muda tergambar jelas melalui naskah film ini.
"Kadang kita enggak tahu mau ngomong ke siapa atau gimana cara ngomongnya. Film ini ngasih tahu kalau perasaan itu valid," jelasnya.
Ali juga menekankan bahwa Esok Tanpa Ibu bukan sekadar film tentang kecanggihan teknologi AI saja. Film ini juga membahas lebih dalam hubungan keluarga dan cara berkomunikasi antaranggota keluarga.
"Film ini bukan cuma tentang AI, tapi juga tentang keluarga, kebersamaan, dan cara berkomunikasi sama orang tua," tuturnya.
Bagi Ali, film ini adalah media refleksi yang pas untuk Gen Z dan penonton lintas generasi lainnya.
Ia pun tak mampu menutupi rasa syukurnya karena bisa beradu peran dengan nama besar seperti Dian Sastrowardoyo dan Ringgo Agus Rahman.
Selama proses syuting, Ali mengaku banyak menimba ilmu dan mendapat bimbingan berharga dari para seniornya tersebut.
Baca juga: Film 'Esok Tanpa Ibu' Rilis Spesial Teaser: Duka Kehilangan Beradu dengan Teknologi AI
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan Langsung