Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Selasa, 10 FEBRUARI 2026 • 12:03 WIB

Rumah Tanpa Cahaya, Film yang Bikin Penonton Sadar Arti Ibu Sebelum Terlambat

Rumah Tanpa Cahaya, Film yang Bikin Penonton Sadar Arti Ibu Sebelum TerlambatPara Pemain Film Rumah Tanpa Cahaya. (Gunawan/Z Creators)

INDOZONE.ID - Layar bioskop Tanah Air bersiap menyambut gelombang emosi baru melalui film bergenre drama keluarga bertajuk Rumah Tanpa Cahaya. Karya layar lebar ini dijadwalkan menyapa penonton mulai 12 Februari 2026, dengan membawa narasi mendalam tentang arti kehilangan dan pentingnya peran seorang ibu sebagai pusat gravitasi dalam sebuah rumah tangga.

Disutradarai oleh tangan dingin Ody C. Harahap, film ini memfokuskan cerita pada sosok Qomar (diperankan oleh Donny Damara). Kehidupan Qomar yang semula stabil mendadak luluh lantak setelah istrinya, Nurul (Ira Wibowo), berpulang untuk selamanya. Kepergian Nurul bukan sekadar kehilangan pasangan, melainkan hilangnya nyawa dari rumah mereka.

Nurul digambarkan sebagai sosok ibu yang tangguh sekaligus penggerak ekonomi keluarga melalui warung empal gentong miliknya. Kepergiannya meninggalkan lubang besar yang membuat Qomar terjerumus dalam kesepian mendalam. Efek domino ini pun merambat kepada kedua putranya, Samsul (Ridwan Ghani) dan Azizi (Lavicky Nicholas), yang mulai merasakan pahitnya hidup tanpa bimbingan sang ibu.

Baca juga: Ringgo Agus Rahman Sebut Film 'Esok Tanpa Ibu' Jadi "Warning" soal Hubungan Ayah dan Anak

Ketiadaan Nurul mengubah atmosfer rumah yang biasanya penuh dengan kehangatan dan gelak tawa menjadi sunyi senyap. Konflik antaranggota keluarga yang tersisa mulai bermunculan karena mereka kehilangan kompas moral dan arah hidup. Film ini secara apik menggambarkan betapa berantakannya sebuah unit keluarga ketika sosok “perekat” mereka telah tiada.

Pemeran tokoh Nurul, Ira Wibowo, membagikan pandangannya mengenai karakter yang ia mainkan dalam acara konferensi pers yang digelar di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, pada Senin (9/2). Bagi Ira, karakter Nurul adalah representasi dari idealisme seorang ibu di dunia nyata yang mampu menyatukan perbedaan dalam keluarga.

“Buat saya, satu kehormatan luar biasa diberi kesempatan memerankan seorang ibu yang, kalau kita bayangkan idealnya itu seperti apa, kira-kira seperti Bu Nurul. Buat aku, ibu itu memang jadi perekat keluarga, sehingga begitu ibu pergi, Nurul pergi, semuanya jadi berantakan,” kata Ira Wibowo saat gala premier di XXI Epicentrum, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (9/2/2026).

Sisi emosional film ini juga dirasakan sangat kuat oleh Lavicky Nicholas. Berperan sebagai Azizi, aktor ini mengaku tidak perlu banyak berakting karena skenario yang ada menyentuh ketakutan pribadinya yang paling dalam. Baginya, film ini bukan sekadar pekerjaan, melainkan proses pendewasaan diri dalam menghadapi realitas kehidupan.

“Ini debut film saya, dan saya bersyukur bisa memulainya dengan karya yang punya jiwa sehebat ini. Jadi Azizi proses belajar ikhlas paling brutal buat saya karena ini sangat personal. Saya hidup sama ibu saya, jadi saya nggak perlu berakting karena hal itu yang jadi ketakutan terbesar saya, ketika ibu tidak ada,” terangnya.

Baca juga: Film 'Esok Tanpa Ibu', Saat Duka Keluarga Bertemu Teknologi AI

Produksi kolaborasi antara Citra Sinema dan SinemArt ini juga diperkuat oleh deretan aktor berbakat lainnya, seperti Dea Annisa, Galabby Thahira, Yurike Prastica, hingga Ence Bagus. Kehadiran mereka melengkapi dinamika konflik dan emosi yang dibangun sejak awal hingga akhir film, menjadikannya sebuah sajian drama yang utuh.

Melalui film Rumah Tanpa Cahaya, penonton diajak untuk berkaca dan menghargai keberadaan orang tua selagi mereka masih ada di sisi kita. Narasi yang dibangun mencoba menyentuh sisi humanis setiap orang yang pasti pernah atau akan menghadapi fase kehilangan dalam hidupnya.

Deddy Mizwar yang bertindak sebagai eksekutif produser memberikan pesan yang sangat reflektif bagi masyarakat luas. Ia menekankan bahwa sering kali manusia baru menyadari nilai sesuatu setelah kehilangan, terutama berkaitan dengan sosok ibu.

“Seorang ibu baru terasa keberadaannya setelah tidak ada. Makanya, baik-baik kalau ibunya masih ada dan doakan kalau sudah tidak ada,” pungkas Deddy Mizwar.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Rumah Tanpa Cahaya, Film yang Bikin Penonton Sadar Arti Ibu Sebelum Terlambat

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!