LA INDIE MOVIE secara resmi mengumumkan kehadirannya kembali pada tahun 2026. (Istimewa)
INDOZONE.ID – Industri kreatif Indonesia kembali mendapatkan angin segar dengan kembalinya sebuah ajang bergengsi bagi para pencinta sinema.
Setelah sempat hiatus selama enam tahun akibat pandemi global, LA INDIE MOVIE secara resmi mengumumkan kehadirannya kembali pada tahun 2026.
Mengusung konsep yang lebih modern dan visioner, wadah kreatif yang telah eksis sejak tahun 2007 ini siap menjadi jembatan bagi talenta muda untuk menembus kerasnya persaingan industri perfilman nasional maupun internasional.
Program ini dirancang sebagai ruang kolaborasi yang mempertemukan berbagai elemen penting dalam produksi film.
Baca juga: Sinopsis Film Thriller-Horor 'Juminten Edan', Teror dari Trauma Masa Lalu yang Kembali Menghantui
Mulai dari penulis naskah, sutradara, produser, hingga profesi teknis seperti editor dan sinematografer, semua mendapatkan panggung yang sama.
Kehadiran kembali ajang ini membawa misi penting dalam menjaga keberlanjutan ekosistem film di tanah air.
Sebagai sosok yang membidani lahirnya gerakan ini, Garin Nugroho menekankan pentingnya ruang bagi para sineas muda untuk tumbuh.
Fokus utama dari kegiatan ini adalah melahirkan karya-karya yang tidak hanya teknisnya bagus, tetapi juga memiliki kedalaman ide yang orisinal dan segar sesuai dengan perkembangan zaman yang kian dinamis.
"Wadah seperti LA INDIE MOVIE sangat penting untuk regenerasi perfilman Indonesia dan juga menjadi ruang lahirnya karya dengan gagasan yang otentik dari sineas muda. Melalui rangkaian workshop dan kompetisi, wadah ini memberi bekal keterampilan dan membuka kesempatan masuk ke industri perfilman,” kata Garin Nugroho, salah satu inisiator LA INDIE MOVIE yang telah terlibat sejak tahun 2007.
Salah satu daya tarik utama pada penyelenggaraan tahun ini adalah adaptasi terhadap kemajuan teknologi global.
Materi workshop tidak hanya membahas teknik konvensional, tetapi juga mengupas tuntas penggunaan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) dalam produksi konten kreatif.
Hal ini menjadi terobosan baru mengingat AI kini mulai merambah berbagai sektor film, sehingga para peserta diharapkan mampu menavigasi karier mereka dengan penguasaan alat-alat modern tersebut.
"Sejak lebih dari 15 tahun lalu, kami bangga bisa berkontribusi mendukung dan mencetak banyak filmmaker muda Indonesia bahkan hingga sekarang ada dari mereka yang sudah berkarier secara internasional,” ucap Hani Aulia (PT Perada Swara Productions) selaku perwakilan dari LA INDIE MOVIE.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Siaran Pers