Disney Batalkan Produksi Tangled 2, Kenapa? (IMDb)
INDOZONE.ID - Disney resmi membatalkan produksi Tangled 2 setelah sempat muncul pembahasan mengenai kelanjutan kisah Rapunzel dan Flynn Rider.
Hal ini disampaikan oleh sutradara film animasi Tangled (2010), Nathan Greno, yang mengonfirmasi bahwa tim kreatif Disney pernah mendiskusikan sekuel tersebut, namun akhirnya tidak menemukan cerita yang cukup kuat untuk dilanjutkan.
Melansir laman The Direct, (5/05/2026) Nathan Greno mengungkapkan bahwa ide untuk membuat Tangled 2 memang sempat dibahas secara serius.
Baca juga: Resmi! Teagan Croft dan Milo Manheim Jadi Rapunzel dan Flynn Rider di Live Action Tangled
Bahkan, tim kreatif asli Tangled pernah dikumpulkan untuk berdiskusi panjang mengenai arah cerita berikutnya.
Namun, hasilnya tetap sama, tidak ada cerita yang dianggap layak untuk dikembangkan menjadi film sekuel.
Menurut Greno, tantangan terbesar datang dari fakta bahwa kisah Rapunzel sebenarnya sudah memiliki penutup yang kuat di film pertama.
Ia menilai, ketika karakter utama sudah mencapai akhir perjalanan emosionalnya, akan sulit menciptakan konflik baru yang terasa alami.
Greno pun membandingkan situasi ini dengan dongeng klasik Disney lainnya. Setelah karakter seperti Pinocchio akhirnya menjadi anak sungguhan, atau Beast kembali menjadi manusia, pertanyaan besarnya adalah, cerita apa lagi yang bisa dilanjutkan?
Meski batal membuat sekuel layar lebar, Disney tetap memberikan kelanjutan kecil untuk kisah Rapunzel melalui film pendek Tangled Ever After pada 2012.
Film berdurasi sekitar enam menit itu menampilkan momen pernikahan Rapunzel dan Eugene yang selama ini ingin dilihat para penggemar.
Bagi Greno, cerita pendek tersebut terasa lebih natural dibanding memaksakan kisah baru dalam format film panjang.
Walau Tangled 2 resmi tidak diproduksi, dunia Tangled belum benar-benar berhenti.
Baca juga: Kathryn Hahn Dikabarkan Sedang Negosiasi Perankan Ibu Gothel di Film Tangled Live Action
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: The Direct