JAFF20 Siap Guncang Bioskop Selama 8 Hari: 227 Film dari 43 Negara Ramaikan Festival di Yogyakarta
INDOZONE.ID - Jogja-NETPAC Asian Film Festival (JAFF) ke-20 siap digelar di Yogyakarta. Festival film bergengsi ini akan berlangsung selama delapan hari, mulai 29 November hingga 6 Desember 2025.
Penyelenggaraan ini menandai perayaan dua puluh tahun sejak JAFF pertama kali diadakan pada tahun 2006.
Bertajuk "Transfiguration", JAFF20 menyoroti transformasi krusial yang dialami festival film selama dua puluh tahun, sebuah periode panjang untuk merefleksikan capaian dan cita-cita yang belum terwujud.
Baca juga: Setelah Dua Tahun Absen, D'MASIV Kembali Mengguncang Panggung Synchronize Festival 2025
Sebagai perayaan spesial, seremoni pembukaan dan pemutaran film pembuka akan diselenggarakan di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas (GIK) UGM, Yogyakarta.
Film yang terpilih adalah Opera Jawa, karya musikal sutradara Garin Nugroho yang juga membuka JAFF edisi pertama tahun 2006.
Bagian menariknya, film tersebut akan diputar dalam format seluloid aslinya, yaitu 35mm.
Sementara itu, Suka Duka Tawa menjadi film film penutup festival, debut penyutradaraan film panjang dari Aco Tenriyagelli.
Baca juga: Ariel Noah Wujudkan Cita-cita Lama di Film Dilan ITB 1997
Ifa Isfansyah selaku direktur JAFF, menyoroti perkembangan cemerlang sinema Indonesia di tengah dinamika sinema Asia.
“Sinema kita terus memperlihatkan pertumbuhan yang signifikan. Pada kuartal pertama 2025 saja, sudah tercatat 35 juta penonton bioskop, atau sekitar 44% dari total jumlah penonton bioskop pada 2024,” terangnya.
Tahun ini, perayaan JAFF20 menghadirkan total 227 film dari 43 negara, yang ditayangkan dalam program kompetisi dan non-kompetisi.
Sebanyak sebelas film panjang telah terpilih berkompetisi di program Main Competition untuk memperebutkan Golden dan Silver Hanoman Awards.
Baca juga: BABYMONSTER Ajak Fans Ikut #TwistLickDance, Program Global Pertama yang Bikin Semua Ingin Menari
Beberapa di antaranya yaitu, A Useful Ghost dari Thailand, Girl (debut penyutradaraan aktris Shu Qi), dan Pangku (debut Reza Rahadian), yang memenangkan empat penghargaan dari Busan International Film Festival.
Fokus pada sinema domestik diwujudkan melalui program Indonesian Screen Awards, di mana tiga belas film akan berkompetisi.
JAFF20 juga menambahkan kategori penghargaan baru, termasuk Penata Artistik Terbaik, Penata Suara Terbaik, Penata Musik Terbaik, dan Desainer Poster Terbaik.
JAFF20 kembali bekerja sama dengan Cinema XXI sebagai penyedia venue utama, dengan Empire XXI Yogyakarta yang telah konsisten menjadi lokasi penyelenggaraan sejak 2011.
Baca juga: Digelar Hari Ini, HIVI! Jadi Pembuka Festival Musik Synchronize Fest 2025
Selain itu, JAFF Market 2025 akan hadir kembali untuk mendukung sinema independen Asia dan memberikan wadah bagi karya Indonesia untuk bersaing di pasar global.
JAFF Market 2025 berlangsung mulai 29 November hingga 1 Desember 2025 di Jogja Expo Center (JEC).
Informasi mengenai jadwal program dan cara pembelian tiket dapat diakses langsung melalui situs resmi jaff-filmfest.org dan akun media sosial resmi @jaffjogja.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Press Release