Selasa, 20 JANUARI 2026 • 14:01 WIB

Ringgo Agus Rahman Sebut Film 'Esok Tanpa Ibu' Jadi "Warning" soal Hubungan Ayah dan Anak

Author

Ali Fikry, Dian Sastrowardoyo, dan Ringgo Agus. (INDOZONE/Nadya Mayangsari)

INDOZONE.ID - Aktor Ringgo Agus Rahman menggambarkan perannya sebagai seorang ayah lewat film terbarunya berjudul Esok Tanpa Ibu.

Ringgo menyebutkan bahwa film terbarunya ini menjadi pengingat berharga bagi dirinya sendiri. Dia sempat berbagi cerita juga terkait kegelisahan pribadinya mengenai hubungan jarak jauh atau perubahan kedekatan dengan anak-anaknya kelak.

"Kenapa akhirnya gue mau terlibat jadi film juga film keluarga ini adalah sebuah warning-lah buat gue. Sebuah warning kalau misalnya ini tuh bisa terjadi sama lo juga. Gue punya anak kecil sekarang yang nantinya jadi remaja. Bisa jadi gue juga kehilangan koneksi kalau misalnya gue tidak mau bener-bener memahami dia," ucap Ringgo Agus Rahman saat jumpa pers di Epicentrum XXI, Jakarta, pada Senin (19/1/2026).

Baca juga: Film 'Esok Tanpa Ibu', Saat Duka Keluarga Bertemu Teknologi AI

Ringgo menegaskan bahwa ia banyak berkaca pada perbedaan cara mengekspresikan kasih sayang antara generasinya dengan generasi sang ayah pada zaman dahulu.

Menurut Ringgo, cara komunikasi saat ini sudah jauh lebih berbeda dan lebih terbuka.

"Gue berkaca, kan bentuk kehangatan tuh beda-beda ya, enggak selamanya kayak di film. Termasuk beda sekali gue dengan anak gue, gue ke bokap gue tuh beda banget. Kayak ngomong sayang aja, gue lebih gampang mengekspresikan itu ke anak gue sekarang karena generasinya beda," jelas Ringgo.

Bintang film Panggil Aku Ayah ini menyadari bahwa kehangatan keluarga bukanlah sesuatu yang bisa dianggap remeh atau bertahan dengan sendirinya, hal itu memerlukan komitmen untuk terus berkomunikasi dengan baik agar tidak pudar seiring waktu.

"Kalau generasi ayah gue, asal kita baik-baik saja, makan bareng, itu sudah satu bentuk yang luar biasa. Bahasa cintanya tuh beda. Jadi di film ini tuh sebagai pengingat, bukan berarti selamanya gue akan baik-baik saja sama anak gue. Bisa jadi gue punya kecanggungan yang sama nanti pas anak gue remaja," tegasnya.

Melalui film garapan sutradara asal Malaysia Ho Wi Ding ini, Ringgo juga menyisipkan pesan menyentuh bagi para bapak di luar sana agar lebih proaktif dalam membangun ikatan emosional dengan anak, alih-alih menyerahkan seluruh tanggung jawab kepada istri.

"Bapak-bapak jangan terlalu mempercayakan semua sama istrinya, ikut terlibat juga di tengah kesibukan. Paham sekali hal itu sulit tapi justru hal sulit dan kita tembus dan menyelesaikan itu adalah ujian bagi para suami dan bapak sesungguhnya," tuturnya.

Baca juga: Film 'Esok Tanpa Ibu' Rilis Spesial Teaser: Duka Kehilangan Beradu dengan Teknologi AI

Film Esok Tanpa Ibu berfokus pada perjalanan Rama (Ali Fikry), seorang anak yang berusaha mengisi kekosongan hatinya setelah kehilangan sang ibu. 

Dengan bantuan sahabatnya, ia mengembangkan asisten virtual bernama I-BU (Dian Sastrowardoyo) sebagai wujud digital dari sosok ibunya. 

Drama keluarga besutan Base Entertainment dan Beacon Film ini siap menyapa penonton di seluruh bioskop di Indonesia mulai 22 Januari 2026.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan Langsung

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU