Kamis, 25 JULI 2024 • 14:30 WIB

Film 'Kupu-Kupu Kertas' Berlatar Peristiwa G30S PKI akan Ditayangkan Kembali Akhir September

Author

FIlm

INDOZONE.ID - Film yang berjudul 'Kupu-Kupu Kertas' ini sempat ditayangkan di bioskop pada 7 Februari 2024 dan ditarik penayangannya di bioskop pada 10 Februari 2024.

Kini, film yang berlatar peristiwa G30S PKI akan kembali ditayangkan pada akhir September mendatang.

Penarikan tersebut dilakukan tanpa penjelasan yang jelas. Namun, ada spekulasi bahwa hal itu terkait dengan gratifikasi.

Dikutip dari akun X @HabisNontonFilm, "Kupu-kupu kertas mau rilis ulang di bioskop. Setelah kemaren cuman tayang 3 hari, terus ditarik. Film romance tapi brutal banget. Cinta ‘terlarang’ anak PKI sama GP Ansor yg lagi konflik berdarah di 1965," tulis akun pada Kamis, (25/7/2024).

Baca Juga: Film Kupu-Kupu Kertas yang Diproduseri Denny Siregar Tayang Hari Ini, Angkat Tema Cinta Beda Ideologi di Era 1965

Film ini menggabungkan genre romansa dan thriller dengan latar belakang sejarah Indonesia.

Penonton akan dibawa kembali ke masa pertempuran antara Nahdlatul Ulama (NU) dan Partai Komunis Indonesia (PKI) yang digambarkan dalam film ini.

Aktor-aktor terkenal yang berperan di film ini seperti Amanda Manopo, Chicco Kurniawan, Reza Arap, dan Iwa K.

Film ini mengisahkan tentang sepasang kekasih pada tahun 1965 di Banyuwangi.

Amanda Manopo berperan sebagai Ning, seorang wanita muda dari keluarga yang mendukung PKI, sedangkan Chicco Kurniawan memerankan Ihsan, seorang pemuda dari organisasi Islam NU.

Hubungan mereka mengalami hambatan karena perbedaan ideologi di tengah konflik yang memanas antara NU dan PKI.

Baca Juga: Trailer 'Kupu-Kupu Kertas' Resmi Dirilis, Ceritakan Kisah Cinta di Tengah Konflik PKI 1965

Ayah Ning, Rekoso (diperankan oleh Iwa K), semakin nekat melakukan kekerasan untuk merebut tanah dengan bantuan Busok (Reza Arap), yang juga menyimpan perasaan pada Ning.

Konflik memuncak ketika Rekoso dan kelompoknya menyerang kakak Ihsan, Rasjid, serta para pemuda Ansor, mengakibatkan beberapa di antaranya tewas.

Di sisi lain, keluarga Ihsan dari kalangan NU tidak menerima kejadian tersebut dan merencanakan serangan balasan terhadap PKI.

Situasi ini membuat Ning dan Ihsan terjebak dalam dilema antara cinta dan kesetiaan kepada keluarga.

Bisakah cinta mereka bertahan di tengah konflik yang semakin memanas?

Penulis: Nadya Mayangsari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: X/@HabisNontonFilm

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU