Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Selasa, 19 AGUSTUS 2025 • 21:10 WIB

Kembali Bergulir Tahun ini, Rock in Solo Festival 2025 Dipastikan Akan Berbeda dari Tahun Sebelumnya

Kembali Bergulir Tahun ini, Rock in Solo Festival 2025 Dipastikan Akan Berbeda dari Tahun SebelumnyaSesi konferensi pers Rock in Solo 2025 di Museum Radya Pustaka, Solo pada Selasa (19/8/2025) (Wardana Arifatama/INDOZONE)

INDOZONE.ID - Festival Musik Rock terbesar di Kota Solo yakni Rock in Solo akan kembali bergulir pada tahun ini. Tentu saja, banyak pecinta musik metal yang sudah menunggu event ini bergulir.

Rock in Solo 2025 akan terasa spesial. Sebab, festival ini akan bergulir selama dua hari pada 22-23 November 2025, tentunya ini menjadi yang pertama kalinya sejak event ini digelar selama dua hari pada 2013 lalu. 

Rock in Solo 2025 akan digelar di Benteng Vastenburg, Pasar Kliwon, Solo, dan akan diramaikan oleh beberapa band Internasional, salah satunya adalah Mayhem grup band metal asal Norwegia.

Kemudian, untuk grup band lokal seperti Sukatani, Negatifa, Serigala Malam x DPBM, Viscral hingga Eden Advesary juga akan meramaikan Rock in Solo tahun ini.

Apalagi, dengan keadaan sosial-politik yang kurang kondusif pada tahun 2024 lalu, membuat mereka hanya bisa mengadakan Journey Rock in Solo: XX saja.

Maka dari itu, edisi tahun 2025, Rock in Solo akan menjadi persembahan kado yang ke-21 bagi para pecinta musik metal yang telah setia mendukung event tersebut.

Baca juga: Endah Laras, Cakra Khan dan Rossa Nyanyikan Lagu Merah Putih di HUT Kemerdekaan ke-80 RI

Kembali Bergulir Tahun ini, Rock in Solo Festival 2025 Dipastikan Akan Berbeda dari Tahun SebelumnyaAstrid Widayani saat hadiri konferensi pers Rock in Solo 2025 di Museum Radya Pustaka, Solo (Wardana Arifatama/INDOZONE)

Dalam konferensi persnya di Museum Radya Pustaka, Solo pada Selasa (19/8/2025), salah satu Dewan Jenderal Rock in Solo, Firman Prasetyo mengatakan bahwa pada edisi tahun ini jumlah band yang akan tampil akan lebih banyak dari tahun sebelumnya.

Bahkan, mereka juga menyiapkan tiga panggung sekaligus pada edisi kali in, yaitu Ramanjala sebagai panggung utama, lalu ada panggung XXI serta Rockcon. Selain itu, event ini tidak hanya soal musik saja tetapi juga ada sesi diskusi soal industri musik hardcore hingga pemutaran film dokumenter.

"Tentunya jumlah band yang tampil akan lebih banyak. Kami menyiapkan tiga panggung untuk edisi ini, yaitu Rajamala sebagai panggung utama, serta panggung XXI dan Rockcon. Pertunjukan musik tidak hanya menjadi satu-satunya sajian kami, nantinya akan ada sesi diskusi bersama teman-teman yang berada di industri musik keras, deretan DJ hingga pemutaran film dokumenter," ujar Jenderal Rock in Solo, Firman Prasetyo kepada awak media termasuk INDOZONE.

Lebih lanjut, Firman juga mengatakan bahwa terakhir kali Rock in Solo digelar selama dua hari pada tahun 2013 lalu. Tentunya, saat ini sudah banyak yang berubah, dan tentunya mereka harus menyesusaikan berbagai hal teknis maupun non-teknis untuk bisa menggelar event tersebut selama dua hari.

Baca juga: The Woodstock: Festival Musik Ikonik yang Mengubah Sejarah dengan Segala Kekacauannya

“Terakhir kali Rock In Solo digelar selama dua hari itu adalah tahun 2013. Jika dibanding saat ini, tentunya sudah ada banyak hal yang berubah. Setelah terbiasa dengan penyelenggaraan yang hanya satu hari, kini kami harus menyesuaikan berbagai hal teknis serta non-teknis untuk dapat mengakomodir penyelenggaraan acara selama dua hari. Selain fisik yang tentunya harus lebih disiapkan, proses pra-produksi menjadi fokus perhatian kami di tahun ini," ujar Firman menambahkan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Kembali Bergulir Tahun ini, Rock in Solo Festival 2025 Dipastikan Akan Berbeda dari Tahun Sebelumnya

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!