Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Selasa, 28 JULI 2026 • 09:10 WIB

Katy Perry Protes Lagu "Firework" Digunakan untuk Video Serangan Amerika terhadap Iran

Katy Perry Protes Lagu Firework Digunakan untuk Video Serangan Amerika terhadap IranKaty Perry. (Instagram/@katyperry) 

INDOZONE.ID - Penyanyi sekaligus penulis lagu asal Amerika, Katy Perry, menyampaikan rasa kekecewaannya usai lagu hitnya berjudul "Firework", digunakan sebagai musik latar dalam video yang menampilkan rekaman serangan militer terhadap Iran di akun TikTok resmi Gedung Putih @WhiteHouse.

Unggahan tersebut menampilkan rekaman serangan militer yang dipadukan dengan lagu "Firework" sebagai musik latar. 

Dalam video itu juga tercantum tulisan "Iran has been warned" atau "Iran telah diperingatkan." Penggunaan lagunya dalam konteks tersebut membuat Katy Perry bereaksi. 

Melalui akun X pribadinya pada Sabtu, 25 Juli 2026, ia menyampaikan keberatan karena karyanya digunakan tanpa izin dan tidak sesuai dengan makna yang ingin disampaikan melalui lagu tersebut.

Baca juga: Konser 25 Tahun Radja Usung Konsep Tanpa Jarak, Tiket VVIP Dibanderol Rp 8 Juta!

Penyanyi berusia 41 tahun itu mengaku terkejut, kecewa, sekaligus marah lantaran lagunya dipakai untuk mengiringi tayangan yang berhubungan dengan aksi militer.

"Saya sangat terkejut, kecewa, sekaligus marah melihat lagu "Firework" digunakan sebagai musik latar dalam video rekaman serangan militer yang diunggah di akun TikTok @WhiteHouse. Saya tidak pernah memberikan persetujuan, tidak pernah dimintai izin, dan sama sekali tidak mendukung penggunaan lagu saya untuk tujuan tersebut," tulis Katy Perry, dikutip pada Selasa (28/7/2026).

Pelantun lagu "Roar" itu menjelaskan bahwa lagu "Firework" dari awal diciptakan sebagai lagu yang membawa pesan harapan, penyembuhan, dan kekuatan bagi mereka yang sedang menghadapi masa-masa sulit dalam hidup.

Baca juga: Momen Green Day Bawakan ‘Basket Case’ di Atas Truk Es Krim

"Saya menulis lagu "Firework" sebagai simbol harapan, pemulihan, dan kekuatan batin bagi mereka yang sedang melewati masa-masa paling kelam dalam hidupnya. Melihat pesan tentang harga diri dan semangat untuk bangkit justru dipakai untuk mengiringi tayangan yang menampilkan kehancuran dan kekerasan merupakan bentuk penyimpangan yang sepenuhnya bertentangan dengan makna yang ingin saya sampaikan melalui lagu ini," tegasnya.

Katy Perry juga menekankan bahwa musik seharusnya menjadi media yang menyatukan orang-orang, bukan dimanfaatkan untuk mengiringi atau membenarkan aksi perang maupun konflik bersenjata.

"Musik saya diciptakan untuk menyatukan orang-orang, bukan untuk merayakan perang," pungkas Katy Perry.

Baca juga: Paul Aro Ungkap Makna di Balik Lagu “Biar Kita Jadi Kenangan”, Hingga Konsep Nadanya!

Hingga artikel ini ditulis, unggahan Katy Perry di platform X telah mendapat perhatian luas. Cuitan tersebut telah ditonton lebih dari 25 juta kali dan mengumpulkan lebih dari 263 ribu tanda suka.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: X @katyperry

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Katy Perry Protes Lagu "Firework" Digunakan untuk Video Serangan Amerika terhadap Iran

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!