Rabu, 25 MARET 2026 • 09:46 WIB

7 Fakta Menarik Coldplay, Band Legendaris Asal Inggris yang Ubah Lantai Dansa Jadi Sumber Energi!

Author

Coldplay (Twitter @coldplayxtra)

INDOZONE.ID - Coldplay merupakan salah satu band legendaris asal Inggris yang memiliki perjalanan karier panjang dan penuh pencapaian.

Tidak hanya dikenal lewat karya musiknya, band ini punya banyak fakta menarik yang mungkin belum diketahui banyak orang. Berikut fakta menarik dari band Coldplay:

1. Berawal dari Nama yang Berbeda

Coldplay pertama kali terbentuk pada tahun 1996 di University College London. Pada awalnya, band ini hanya terdiri dari Chris Martin dan gitaris Jonny Buckland, yang menamakan diri mereka Pectoralz.

Seiring waktu, Guy Berryman dan Will Champion bergabung. Nama band pun sempat berubah menjadi Starfish dan Big Fat Noises, sebelum akhirnya resmi menggunakan nama Coldplay seperti yang dikenal saat ini.

Baca juga: Chris Martin Sindir Insiden 'Kiss Cam' Saat Konser Coldplay di Wisconsin, AS

2. Salah Satu Band Terlaris Sepanjang Masa

Coldplay termasuk dalam jajaran band Inggris terlaris sepanjang sejarah. Hingga kini, mereka telah menjual lebih dari 100 juta rekaman di seluruh dunia.

Pencapaian tersebut menempatkan Coldplay sejajar dengan musisi besar seperti George Michael, Fleetwood Mac, dan Adele. Hal ini membuktikan konsistensi dan popularitas mereka di industri musik global.

3. Menjunjung Tinggi Kesetaraan dalam Band

Coldplay dikenal sebagai band yang memiliki nilai sosial tinggi, terutama dalam hal keadilan dan kesetaraan.

Keempat anggotanya, Chris Martin, Jonny Buckland, Guy Berryman, dan Will Champion membagi keuntungan secara merata. Tidak ada satu pun anggota yang menerima bagian lebih besar, sehingga menciptakan rasa kebersamaan yang kuat dalam band.

Baca juga: Coldplay Gandeng TWICE Rilis Versi Baru Lagu We Pray, Bakal Rilis dalam Waktu Dekat

4. Prestasi Gemilang di Ajang Grammy

Coldplay meraih Grammy pertama mereka pada tahun 2002 dalam kategori Best Alternative Music Album melalui album Parachutes.

Menariknya, saat itu mereka bersaing dengan idola mereka sendiri, yaitu Radiohead dan Björk. Sejak kemenangan tersebut, Coldplay telah mengumpulkan sejumlah penghargaan Grammy lainnya.

Salah satu lagu mereka yang paling ikonik, Clocks, berhasil memenangkan penghargaan Record of the Year pada tahun 2004 dan sering dianggap sebagai puncak karya mereka dalam genre rock alternatif.

5. Desain Cover Album yang Unik

Cover EP Coldplay "Safety' (coldplay.com)

Coldplay turut dikenal dengan desain sampul album yang unik dan artistik. Salah satunya adalah EP pertama mereka, Safety, yang dirilis pada Mei 1998 dalam jumlah terbatas, hanya 500 kopi.

Baca juga: Detik-detik Vokalis Coldplay Chris Martin Jatuh ke Lubang saat Konser di Australia: Bangun, lalu Bikin Penonton Tertawa

Sampul EP tersebut dirancang oleh teman mereka, John Hilton. Ia menjelaskan bahwa sampul tersebut hasil jepretan wajah Chris Martin yang saat itu sedang tampil di Laurel Tree, London.

Menariknya, John secara tidak sengaja mendapatkan tulisan “Safety” dari bagian atas film kamera yang muncul setelah ia menjatuhkan negatif film kameranya.

6. Lagu “Politik” Terinspirasi Peristiwa 9/11

Salah satu lagu Coldplay berjudul Politik ternyata terinspirasi dari peristiwa serangan 11 September 2001. Dalam proses kreatifnya, Chris Martin mengungkapkan bahwa lagu tersebut ditulis pada hari kejadian dan direkam dua hari setelahnya.

Ia menggambarkan suasana saat itu penuh kebingungan dan ketakutan, sehingga mendorongnya untuk segera mengekspresikan perasaan melalui musik.

Lagu Politik kemudian menjadi pembuka album A Rush of Blood to the Head yang sukses besar dan meraih penghargaan Grammy.

Dengan lirik yang introspektif dan nuansa emosional yang kuat, lagu ini mampu menyentuh banyak pendengar yang merasakan dampak dari peristiwa tersebut.

Baca juga: Coldplay Merilis Lagu 'We Pray' Berkolaborasi dengan Musisi Dunia, Termasuk Penyanyi Keturunan Palestina-Chili

7. Kontrak Rekaman Pertama yang Mengubah Segalanya

Pada April 1999, Coldplay menandatangani kontrak rekaman pertama mereka dengan Parlophone di Trafalgar Square, London. Momen ini menjadi titik penting dalam perjalanan karier mereka.

Di masa sebelum internet berkembang pesat, kontrak rekaman menjadi kunci utama bagi band untuk dikenal luas. Tanpa platform seperti YouTube atau media sosial, musisi sangat bergantung pada label rekaman untuk mendistribusikan karya mereka.

Coldplay sendiri menyadari bahwa kontrak tersebut membuka jalan bagi musik mereka untuk didengar lebih banyak orang dan menjadi langkah awal menuju kesuksesan global.

Tur Dunia dengan Isu Lingkungan

Lihat postingan ini di Instagram

Sebuah kiriman dibagikan oleh Coldplay (@coldplay)

Selain musik, Coldplay turut aktif dalam kampanye lingkungan, terutama melalui tur dunia mereka yang bertajuk Music of the Spheres.

Band ini berkomitmen untuk menanam satu pohon untuk setiap tiket yang terjual. Hingga kini, jutaan pohon telah berhasil ditanam sebagai bagian dari gerakan tersebut.

Baca juga: Tuai Kontroversi, Coldplay Serukan Perdamaian untuk Israel dan Palestina di Festival Glastonbury

Mereka menghadirkan inovasi ramah lingkungan dalam konser, seperti lantai dansa kinetik dan sepeda statis yang memungkinkan penggemar menghasilkan energi saat bergerak. Energi tersebut kemudian digunakan untuk membantu menyuplai listrik selama pertunjukan.

Tidak hanya itu, para penonton konser Coldplay menggunakan gelang LED yang dapat didaur ulang dan terbuat dari bahan nabati.

Gelang tersebut dikumpulkan kembali setelah konser untuk digunakan ulang, dengan tingkat pengembalian yang sangat tinggi.

Melansir laman The Guardian, Rabu (25/03/2026) tur Music of the Spheres telah menghasilkan emisi karbon hingga 59% dibandingkan tur sebelumnya. 

Bahkan, melalui kerja sama dengan organisasi lingkungan, Coldplay turut mendukung pembersihan sampah di sungai sebelum mencapai laut, sebagai bagian dari komitmen mereka menjaga bumi.

Baca juga: Vinyl Coldplay Bertajuk 'Moon Music' Terbuat dari Daur Ulang Botol Plastik Sungai Cisadane

Itulah tujuh fakta menarik tentang Coldplay yang tidak hanya sukses di dunia musik, tetapi memberikan dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Coldplay.com, The Guardian

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU