INDOZONE.ID - Bernadya kembali menyapa pendengar melalui album terbarunya bertajuk Semoga Hanya di Mimpi yang dirilis pada Rabu (24/6/2026).
Karya ini menjadi album solo terbarunya setelah sukses mencuri perhatian lewat album debut Sialnya, Hidup Harus Tetap Berjalan pada 2024.
Album tersebut berisi 10 lagu dengan karakter dan cerita yang beragam. Salah satu yang paling menarik perhatian adalah “Laut yang Tenang”, lagu yang ditulis bersama Baskara Putra atau Hindia.
Kolaborasi keduanya menghadirkan warna lirik dan aransemen yang khas, sehingga banyak pendengar menilai lagu ini memiliki nuansa yang mengingatkan pada karya-karya Hindia.
Baca juga: 10 Lagu Bernadya di Album Semoga Hanya di Mimpi, Liriknya Penuh Makna!
Diproduseri oleh Enrico Octaviano, “Laut yang Tenang” pun menjadi salah satu lagu yang paling banyak dibicarakan sejak album ini dirilis. Berikut lirik dan makna lagu tersebut.
Lirik Lagu “Laut yang Tenang” - Bernadya
Tidur cukup, bangun pagi sesekali
Panggung masih stabil, seminggu dua kali
Tiada masalah yang buat ku frustrasi
Sampai jam tiga pagi
Hampir lupa cara menulis
Hidup terlalu lurus akhir-akhir ini
Senyum mengalir jalani hari
Namun laut yang tenang patut dicurigai
Separuh hatiku memintaku 'tuk
Menikmati kemenanganku
Separuh hatiku memaksaku 'tuk waspada
Nanti ombak 'kan datang
Mungkin besok suaraku tak keluar lagi
Atau mungkin celaka mengintai ikuti
Mungkin hilang yang dijaga sepenuh hati
Semoga yang kutakutkan hanya di mimpi
Namun laut yang tenang patut dicurigai
Separuh hatiku memintaku 'tuk
Menikmati kemenanganku
Separuh hatiku memaksaku 'tuk waspada
Nanti ombak 'kan datang
Separuh hatiku memintaku 'tuk
Menikmati kemenanganku
Separuh hatiku memaksaku 'tuk waspada
Nanti ombak 'kan datang
Ini air yang indah 'tuk diarungi
Namun laut yang tenang patut dicurigai
Yang kutakutkan semoga hanya di mimpi
Makna Lagu “Laut yang Tenang” - Bernadya
Dilihat dari isi liriknya, “Laut yang Tenang” bercerita tentang seseorang yang tengah menikmati masa hidup yang relatif tenang dan membahagiakan, tetapi tetap diliputi rasa khawatir akan hal-hal buruk yang mungkin terjadi di kemudian hari.
Lagu ini menggambarkan pergulatan antara keinginan untuk menikmati momen yang sedang berjalan dengan kecenderungan memikirkan berbagai kemungkinan negatif yang belum tentu terjadi.
Karena mengangkat tema kecemasan dan overthinking, lagu ini terasa dekat dengan pengalaman banyak pendengar.
Baca juga: Lirik dan Makna 'Rabun Jauh' dari Bernadya, Lagu Galau yang Wajib Kamu Hafal
Ditulis Bareng Hindia
“Laut yang Tenang” menjadi salah satu lagu yang menarik perhatian dalam album Semoga Hanya di Mimpi karena melibatkan sejumlah musisi dalam proses pembuatannya.
Bernadya menulis lagu ini bersama Hindia, yang dikenal memiliki gaya penulisan lirik yang kuat dan reflektif.
Kolaborasi tersebut menghadirkan nuansa yang berbeda sehingga sebagian pendengar merasakan sentuhan khas Hindia dalam lagu ini.
Selain itu, proses produksinya juga melibatkan Enrico Octaviano. Perpaduan ide dan karakter musikal ketiganya menghasilkan lagu yang mudah dinikmati sekaligus menyuguhkan pesan emosional yang mengajak pendengar untuk merenung.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Instagram @bernadyaribka