INDOZONE.ID - Di antara deretan lagu di album Semoga Hanya di Mimpi, Lagu berjudul Belum Sempat Kenal jadi salah satu yang paling mencuri perhatian.
Lagu Bernadaya ini punya nuansa sendu yang terasa personal. Liriknya sederhana tapi langsung ngena di hati.
Tanpa banyak drama berlebihan, lagu ini pelan-pelan mengajak pendengar masuk ke cerita yang penuh rasa. Ada perasaan yang mungkin nggak semua orang bisa pahami.
Buat kamu yang penasaran sama makna di balik lirik Belum Sempat Kenal, yuk kita bahas lebih dalam!
Lirik 'Belum Sempat Kenal'
Yang kali ini kubawa
Jauh lebih bisa diterima
Tanpa perlu banyak mencoba
Tanpa usaha, tanpa ku gila
Baca juga: 10 Lagu Bernadya di Album Semoga Hanya di Mimpi, Liriknya Penuh Makna!
Ku masih terus menerka
Kira-kira apa alasannya?
Mungkin lebih banyak samanya
Sama latarnya, sama Tuhannya
Baca juga: Ditulis Bersama Hindia, Ini Lirik dan Makna Lagu "Laut yang Tenang" dari Bernadya
Mereka hanya belum mengenalmu
Dan coba paham sudut pandangku
Tak mungkin tanpa alasan kujatuh dan luluh
Ku tak pernah sedangkal itu
Mereka hanya belum sempat tahu
Betapa luas hatimu, betapa tiada ku ragu
Betapa kau rela bakar dirimu
Hanya 'tuk terangiku
Sebelum kau salah paham
Ku tak punya maksud apa-apa
Ku mulai bisa terima
Hanya banyak ”bagaimana-jika”-nya, karena sayangnya mereka
Belum sempat mengenalmu
Dan coba paham sudut pandangku
Tak mungkin tanpa alasan kujatuh dan luluh
Ku tak pernah sedangkal itu
Andai mereka sempat mengenalmu
Atau setidaknya coba dulu
Mungkin takkan begini caraku mengenangmu
Mungkin kita tak perlu jauh
Mereka hanya belum sempat tahu
Betapa bahagia aku saat ada di dekatmu
Bahwa takkan ada lagu-laguku
Bila bukan kar'namu
Makna Lagu 'Belum Sempat Kenal'
Kalau ngomongin lagu galau Bernadaya, Belum Sempat Kenal bisa dibilang salah satu yang nyesek banget.
Lagu ini bukan cuma sedih biasa, tapi punya rasa yang lebih dalam. Isinya tentang cinta yang tulus, tapi nggak sempat dipahami oleh orang lain.
Dari liriknya, kita langsung dibawa ke sudut pandang seseorang yang lagi mempertahankan perasaannya. Ia yakin banget sama orang yang ia cintai, tapi orang-orang di sekitarnya justru meragukan hubungan itu.
Bagian paling ngena ada di lirik mereka hanya belum mengenalmu. Di sini terasa banget kalau masalahnya bukan di hubungan mereka, tapi di cara orang lain melihat dari luar.
Banyak yang menilai tanpa benar-benar tahu. Mereka nggak mencoba memahami alasan kenapa si aku bisa jatuh cinta sedalam itu.
Nggak cuma itu, sosok yang dicintai juga digambarkan sebagai orang yang tulus dan rela berkorban. Bahkan, ada lirik yang menggambarkan rela berkorban demi si aku.
Sayangnya, sisi ini justru nggak terlihat oleh orang lain. Akhirnya, hubungan itu nggak berjalan seperti yang diharapkan.
Masuk ke bagian akhir lagu, nuansanya berubah jadi lebih sendu. Ada pengandaian, kalau situasi beda, mungkin semuanya nggak akan berakhir seperti ini. Namun pada akhirnya, yang tersisa cuma kenangan dan penyesalan kecil yang terus kepikiran.
Di akhir, ada kalimat yang bikin nyesek “Bahwa takkan ada lagu-laguku bila bukan kar'namu.” Bait ini jadi tanda kalau sosok yang dicintai masih jadi inspirasi lagu-lagunya.
Intinya, Belum Sempat Kenalbukan cuma tentang kehilangan. Ada rasa sedih karena orang yang kita sayang belum sempat dikenal dunia seperti kita mengenalnya.
Liriknya dalam banget, tapi tetap terasa sederhana dan jujur, ciri khas lagu-lagu Bernadya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: YouTube @Bernadya