Asmara Abigail cerita pernah tertipu phising. (Youtube/RJL % Fajar Aditya)
INDOZONE.ID - Asmara Abigail, aktris yang dikenal luas lewat perannya di film horor membagikan pengalaman buruknya kena scam alias penipuan digital. Scam ini terjadi melalui pesan iMessage.
Asmara Abigail menceritakan bahwa penipuan itu terjadi begitu cepat. Kejadian bermula ketika ia menerima pesan iMessage yang mengklaim paket yang dikirim bermasalah dan alamat tujuan rusak.
Pesan tersebut menyertakan link untuk memperbaiki alamat dan membayar biaya tambahan Rp9.000. Tanpa curiga, Asmara mengklik tautan kemudian melakukan sesuai instruksi. Terkejutnya, ternyata tindakan itu justru membuat uang miliknya senilai Rp 70 juta hilang.
“Kalau kita lagi fokus sebenarnya aneh sih, masa dari company sebesar ini ngirimnya iMessage. Dia bilang paket bermasalah dan alamat rusak dengan penulisan profesional. Aku diminta klik link untuk memperbaharui alamat,” katanya kepada wartawan.
Namun artis kelahiran 1992 ini menyadari bahwa dirinya menjadi korban penipuan, Asmara langsung menghubungi J&T Express untuk meminta klarifikasi. Dari penjelasan yang ia terima, ternyata paket yang dikirimkan tidak mengalami kendala dan tetap diterima di alamat tujuan.
“Tim J&T Express menunjukkan kronologi perjalanan paket dan menjelaskan pergerakannya dari satu titik ke titik lain.”
“Ternyata, paket aku aman dalam perjalanan, bahkan sampai di alamat tujuan. Jadi, informasi yang aku terima sebelumnya soal paket nyangkut dan alamat tidak terbaca itu adalah kebohongan,” ungkapnya.
Baca juga: Asmara Abigail Tertipu 'Hantu Phishing' Jasa Pengiriman, Sempat Emosional hingga Turut Kampanye 3C
Ia pun bercerita dengan orang-orang di sekitarnya agar mereka tidak mengalami hal serupa. Ia juga menghargai langkah penyedia ekspedisi yang tidak hanya kooperatif dalam menangani masalah ini, tetapi bahkan mengajak bekerja sama dalam kampanye pencegahan penipuan.
“Aku salut saat dibantu sejak awal. Meskipun sebenarnya aku yang salah, mereka memberikan penjelasan yang lengkap sehingga aku benar-benar paham. Menurutku, ini penting banget dan semua orang harus paham agar kejadian aku gak terulang ke orang lain,” tuturnya.
Dalam kesempatan sama Brand Manager J&T Express Herline Septia buka suara. Menurut dia, edukasi mengenai penipuan digital sangat penting untuk kami sampaikan seiring dengan modusnya yang semakin marak dan canggih. Dengan pengalaman pribadi Asmara yang juga pernah menghadapi penipuan digital yang mengatasnamakan J&T Express.
“Kami harap pesan ini akan lebih mudah dipahami masyarakat. Sebagai public figure , Asmara dapat membantu menyebarkan kampanye ini kepada lebih banyak orang, agar mereka lebih waspada dan tahu langkah-langkah yang harus diambil,” ujar Herline.
Masyarakat juga diminta lebih waspada terhadap penipuan digital, dengan menerapkan tiga langkah sederhana: Cek untuk memastikan kebenaran informasi yang diterima; Curiga dengan lebih teliti memeriksa detail pengiriman seperti resi; dan Cancel atau segera abaikan serta laporkan jika menemukan indikasi mencurigakan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Wawancara