INDOZONE.ID - Kelompok seniman dari Studio Mugidance yang didirikan oleh maestro seni Mugiyono Kasido asal Desa Pucangan, Kartasura, Sukoharjo, Jawa Tengah, melahirkan dua karya baru dalam gelaran International Rain Festival (IRF) Tour di Lombok Timur, Kamis (22/1/2026).
Menurut Nuri Aryati, Program Director Mugidance, dua karya tari tersebut merupakan karya koreografer Marvel Gracia berjudul Gerak-Gerak Kecil serta karya koreografer Magnum Arkan Nala berjudul Requiem of Water Lily dengan komposer Mumtaz Pajut Nurogo.
Baca juga: Kolaborasi Epik! Seniman Muda dan Maestro Lestarikan Angklung Paglak Banyuwangi
IRF Tour 2026 menggandeng Universitas Hamzanwadi dan Japan Foundation Jakarta. Sajian lain yang ditampilkan adalah Tarian Laut Dalam, kolaborasi Yuspianal Imtihan (Indonesia) dan Lu Chih Wei/Lusy Lu (Taiwan), serta tari kolaborasi Asia berjudul Gold Cocoon.
Sebelumnya, para seniman tersebut berproses di Studio Mugidance dan membawakan karya mereka dalam IRF yang digelar secara rutin setiap tahun di Studio Mugidance.
Seniman yang terlibat berasal dari Jepang, Taiwan, dan Indonesia.
“Sajian yang luar biasa, menginspirasi seniman maupun mahasiswa di sini,” ujar Sastya, penari yang juga alumni Universitas Hamzanwadi, Kamis (22/1). Ia berharap akan sering ada pergelaran seperti ini di Lombok Timur sehingga dapat memperkaya wawasan, baik bagi penonton maupun pelaku seni.
Sementara itu, Yuspianal mengungkapkan bahwa sajian Gold Cocoon diiringi musik yang berbeda dengan yang ditampilkan di IRF Studio Mugidance. “Secara teknis, kami kesulitan mencari gamelan di sini, jadi kami membuat komposisi baru. Namun, tetap bisa harmonis dengan tariannya,” papar Yuspi yang menjadi komposer bersama Mumtaz.
Baca juga: Katsushika Hokusai: Seniman di Balik Gelombang Besar yang Mengubah Dunia Seni
Magnum menambahkan, bagi para penari, hal tersebut tidak menjadi kendala sama sekali.
“Kami selalu berdiskusi tentang perpaduan gerak dan musiknya, lalu berlatih bersama,” jelas Magnum.
Gold Cocoon diawaki oleh Kanae Asakawa (Jepang), Lu Chih Wei/Lusy Lu, dan Huang Yen Jen (Taiwan). Sementara dari Indonesia ada Yuspianal Imtihan, Mumtaz Pajut Nurogo, Magnum Arkan Nala, dan Marvel Gracia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan