Selasa, 05 MEI 2026 • 19:39 WIB

Fadli Zon Hadiri Art Jakarta Gardens 2026, Dinilai Edukatif dan Dorong Apresiasi Seni

Author

Menteri Kebudayaan Fadli Zon mengapresiasi Art Jakarta Garden 2026. (INDOZONE/Nadya Mayangsari)

INDOZONE.ID - Menteri Kebudayaan Fadli Zon menyampaikan apresiasinya terhadap penyelenggaraan pameran seni rupa Art Jakarta Gardens 2026 yang dinilai mampu menghidupkan ruang kota melalui pemanfaatan area yang asri dan tertata. 

Ia menilai kehadiran karya-karya dari para perupa yang tergabung dalam 26 galeri turut memberikan dampak positif.

Tidak hanya bagi geliat ekonomi budaya dan ekonomi kreatif, tetapi juga sebagai sarana edukasi masyarakat dalam memahami serta mengapresiasi ekspresi seni, baik berupa lukisan, patung, maupun karya seni rupa lainnya.

Baca juga: Tanta Ginting Kembali ke Panggung Musikal, Siap Tantang Diri di Pagelaran MAR

"Tentu kami sangat mengapresiasi hadirnya penyelenggaraan dari pameran seni rupa, ini tentu menghidupkan ekonomi budaya, ekonomi kreatif, dan juga saya kira seiring dengan itu memberikan edukasi kepada masyarakat terhadap ekspresi budaya, apresiasi terhadap ekspresi budaya, khususnya lukisan-lukisan, patung-patung atau karya-karya seni rupa lainnya," ujar Menteri Kebudayaan Fadli Zon saat ditemui di Jakarta, Selasa (5/5/2026).

Menurutnya, apresiasi terhadap seni tidak hanya perlu datang dari luar negeri, tetapi juga harus tumbuh kuat dari dalam negeri agar Indonesia mampu bersaing dengan negara lain di kancah global. 

Art Jakarta Garden 2026. (INDOZONE/Nadya Mayangsari)

Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyoroti keikutsertaan Indonesia dalam Venice Biennale 2026 setelah hampir satu dekade absen. 

Ajang seni rupa bergengsi tersebut akan dibuka pada Kamis, 7 Mei 2026 dan menjadi momentum penting bagi Indonesia untuk kembali menunjukkan eksistensinya di tingkat internasional.

Menbud juga menyebutkan bahwa Indonesia akan menghadirkan 14 perupa dalam ajang tersebut, terdiri dari tujuh seniman yang telah mapan dan dikenal sebagai tokoh atau maestro, serta tujuh lainnya merupakan talenta muda. 

"Indonesia menghadirkan 14 para perupa, 7 perupa yang memang sudah dikenal, established yang sudah menjadi tokoh-tokoh, maestro gitu ya. Dan 7 lagi adalah dari kalangan seniman muda, yang talenta muda," jelas Menbud.

"14 seniman yang paling senior itu adalah Agus Suwage, dan juga ada seniman-seniman lainnya," lanjutnya.

Baca juga: Platform Seni Inklusif untuk Anak-anak Dapat Dukungan Kemenbud, Bentuk Ekspresi Anak Lewat Pameran Seni

Fadli berharap partisipasi ini dapat meningkatkan visibilitas Indonesia, khususnya di kawasan Eropa, mengingat Venice Biennale merupakan salah satu ajang seni rupa paling prestisius di dunia, setara dengan penghargaan bergengsi di industri film.

"Kalau targetnya, pertama supaya kita semakin visible, semakin terlihat terutama di Eropa, karena Venice Biennale ini adalah event seni rupa nomer satu di dunia lah ya," pungkasnya.

Karya para seniman tersebut akan dipamerkan dan akan dibuka untuk umum tanggal 7 Mei 2026.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Doorstop, Liputan

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU